
Aksi pecah kaca teror Kota Palangka Raya, empat mobil jadi sasaran

Palangka Raya (ANTARA) - Empat unit mobil yang terparkir di bahu Jalan Katamso dan Jalan DI Panjaitan, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, milik peserta kegiatan silaturahmi pemerintah provinsi bersama organisasi pers dan masyarakat, menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca.
"Setelah selesai acara di rujab, ada warga yang memberi tahu bahwa mobil saya menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca,” kata salah seorang korban, Alex di Palangka Raya, Selasa.
Kendaraan para korban diketahui terparkir di bahu Jalan Katamso dan Jalan DI Panjaitan saat para pemiliknya menghadiri kegiatan yang digelar oleh Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di dalam area rumah jabatan.
Pada saat para korban kembali ke kendaraan masing-masing, mereka mendapati kaca samping mobil telah pecah dan sejumlah barang berharga yang tersimpan di dalam kendaraan dilaporkan hilang.
Alex, pemilik mobil Toyota Rush putih, juga mengaku terkejut ketika mengetahui kendaraannya menjadi sasaran aksi pencurian.
Ia menuturkan mobil tersebut diparkirkan sekitar pukul 08.30 WIB di lokasi tersebut. Ketika kembali sekitar pukul 12.00 WIB usai kegiatan berakhir, ia mendapati kaca mobilnya sudah pecah.
“Barang yang hilang satu unit laptop beserta tasnya,” ucapnya.
Korban lainnya, Aston Pakpahan mengatakan dirinya baru menyadari kejadian tersebut saat hendak pulang dari kegiatan silaturahmi di Istana Isen Mulang. Mobil Honda Brio hitam miliknya juga menjadi sasaran pelaku.
“Saat hendak menuju mobil, saya kaget melihat kaca mobil sudah dalam kondisi pecah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kaca yang dibobol berada di bagian pintu penumpang depan sebelah kiri. Meski demikian, tidak ada barang berharga miliknya yang hilang dari dalam mobil tersebut.
“Tidak ada yang hilang. Padahal di dalam mobil ada laptop, hanya resleting tasnya saja terlihat terbuka,” ungkapnya.
Dari hasil pendataan sementara di lapangan, empat kendaraan yang menjadi korban di antaranya Toyota Rush putih yang kehilangan satu unit laptop, Toyota Avanza silver kehilangan dompet berisi uang tunai sekitar Rp1,6 juta, serta Toyota Etios Valco biru kehilangan dompet berisi tiga kartu ATM dan tiga buku tabungan.
Sementara itu, mobil Honda Brio hitam milik korban lainnya tidak kehilangan barang berharga meskipun kaca mobilnya juga dirusak pelaku.
Mengetahui kejadian tersebut, aparat kepolisian dari Satuan Samapta, Tim Jatanras, dan Unit Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya bersama Polsek Pahandut langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Petugas juga melakukan pendataan terhadap para korban serta mengumpulkan keterangan awal guna mengungkap pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil tersebut.
Namun hingga saat ini, kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
