Logo Header Antaranews Kalteng

FK-FKG UMPR gelar kuliah umum bioetika dan profesionalisme dokter Muhammadiyah

Rabu, 11 Maret 2026 04:23 WIB
Image Print
Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Giri UMPR gelar kuliah umum bioetika dan profesionalisme dokter Muhammadiyah bagi mahasiswa dan dosen di FK dan FKG UMPR di Palangka Raya. (ANTARA/UMPR)

Palangka Raya (ANTARA) - Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) menggelar kuliah umum bertema “Bioetika dan Profesionalisme Dokter Muhammadiyah.

Dekan Fakultas Kedokteran UMPR, dr. Ummu Kalzum Malik, M.Med.Ed., Sp.PA di Palangka Raya, Selasa malam, mengatakan, kuliah umum tersebut menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi mahasiswanya FK dan FKG.

"Terutama untuk memperdalam pemahaman mengenai bioetika dan profesionalisme dalam dunia kedokteran,” katanya.

Ummu Kalsum juga menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan narasumber yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berbagi pengetahuan kepada civitas akademika UMPR.

“Terima kasih kami sampaikan kepada narasumber yang telah memberikan kuliah umum kepada mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi UMPR," katanya.

Dia menerangkan, narasumber pada acara yang berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran Gigi UMPR lantai 2 ini adalah Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K)., M.Med.Ed.

Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Giri UMPR gelar kuliah umum bioetika dan profesionalisme dokter Muhammadiyah bagi mahasiswa dan dosen di FK dan FKG UMPR di Palangka Raya. (ANTARA/UMPR)

Kuliah umum itu sendiri diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi UMPR, serta para dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan kedua fakultas tersebut.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Rektor UMPR, Assoc. Prof. Dr. Muhamad Yusuf, S.Sos., M.A.P dan Wakil Rektor III UMPR Dr (cand). Apt. Guntur Satrio P, M.Si., sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan nilai etika dan profesionalisme dalam pendidikan kedokteran.

Melalui kuliah umum ini, diharapkan mahasiswa kedokteran dan kedokteran gigi UMPR dapat semakin memahami pentingnya bioetika serta membangun profesionalisme yang kuat dalam menjalankan profesi sebagai tenaga medis di masa depan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya fakultas dalam menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan integritas kepada calon dokter dan dokter gigi sejak masa pendidikan.

Sementara itu, Prof. dr. Budu menekankan bahwa perguruan tinggi tidak hanya bertugas melahirkan lulusan yang memiliki gelar akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk pribadi yang berkarakter dan berintegritas.

“Universitas jangan hanya melahirkan sarjana, tetapi juga sarjana yang sujana, yaitu seorang budiman yang unggul otaknya dan mulia hatinya,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi di bidang kesehatan tidak boleh melemahkan peran seorang dokter dalam mengabdi kepada masyarakat. Menurutnya, teknologi seharusnya berjalan beriringan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas dalam praktik kedokteran.

“Dokter dalam mengabdi jangan sampai dilemahkan oleh teknologi. Teknologi harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Karena itu seorang dokter harus memiliki kemampuan dalam ibadah, berpikir, dan berakhlak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Budu menekankan bahwa seorang dokter harus selalu mengingat tiga hal utama dalam menjalankan profesinya, yaitu ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional.

“Seorang dokter harus selalu ingat tiga hal penting, yaitu ilmu, skill, dan attitude. Ketiganya harus berjalan bersama agar seorang dokter tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan dan tanggung jawab moral kepada pasien dan masyarakat,” kata Prof. Budu.



Pewarta :
Editor: Rendhik Andika
COPYRIGHT © ANTARA 2026