
Lonjakan penumpang terjadi di Bandara Iskandar Pangkalan Bun

Pangkalan Bun (ANTARA) - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah penumpang pesawat di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah mencapai ribuan per hari.
"Penumpang mudik pada tahun ini mengalami peningkatan di banding tahun sebelumnya, karena sebelum memasuki arus mudik telah terjadi lonjakan hingga 2.000 penumpang per hari," kata Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun Asri Alie di Pangkalan Bun, Jumat.
Dia mengatakan, lonjakan tersebut telah terjadi sejak seminggu lalu. Para penumpang tidak hanya dari Kobar saja, tetapi juga dari kabupaten dan provinsi tetangga.
"Seperti dari Kabupaten Lamandau, Sukamara, Seruyan, Kotawaringin Timur, Kuala Pembuang bahkan dari Manis Mata Ketapang Provinsi Kalimantan Barat, itu keberangkatannya ada yang melalui bandara kita, sehingga aktivitas bandara kita terus meningkat," ucapnya.
Baca juga: Kapolda Kalteng tegaskan komitmen penuh amankan perayaan Idul Fitri
Bandara Iskandar Pangkalan Bun menyiapkan penerbangan tambahan dari dua operator yaitu Maskapai Batik Air dan Nam Air.
"Hal ini sebagai antisipasi kita, karena sebelum arus mudik saja sudah di angka 2.000, sehingga pada saat memasuki arus mudik diperkirakan bisa di angka 2.500 hingga 3.000 penumpang per harinya, karena di hari biasa itu di angka 1.800 penumpang saja," jelasnya.
Dia mengungkapkan, rute penerbangan yang mendominasi di Bandara Iskandar ini adalah tujuan Pangkalan Bun - Semarang.
"Rute yang paling favorit itu rute penerbangan ke Semarang, karena banyaknya pekerja di sini yang mudik ke kampung halamannya di Semarang," ungkapnya.
Asri menyebut puncak arus mudik melalui Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun diperkirakan terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026. Sementara arus balik pada 28 – 29 Maret 2026.
Untuk penerbangan tambahan dari operator Batik Air dengan rute ke Semarang yakni dimulai pada 12 sampai 19 Maret serta 27 dan 29 Maret 2026.
Sementara untuk Nam Air penerbangan tambahan tujuan Jakarta, Semarang dan Surabaya pada 19 Maret 2026, serta 21 Maret tujuan Surabaya.
"Di hari biasa untuk penerbangan reguler ada enam penerbangan dengan tiga rute (Semarang, Surabaya dan Jakarta). Namun pada puncak mudik Lebaran dengan adanya extra flight bisa mencapai 7 sampai 8 kali penerbangan," sebutnya.
Baca juga: Bupati Kobar tinjau sekolah dan SPPG demi memastikan program MBG berjalan lancar
Baca juga: Penerbangan baru Wings Air Pangkalan Bun - Sampit dan Ketapang resmi dibuka
Baca juga: Penerbangan baru Wings Air Pangkalan Bun - Sampit dan Ketapang resmi dibuka
Pewarta : Safitri RA
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
