Logo Header Antaranews Kalteng

Wali Kota Palangka Raya pastikan pendidikan anak korban kebakaran terjamin

Jumat, 13 Maret 2026 17:07 WIB
Image Print
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di kawasan Dr. Murjani, Gang Suka Maju, Jumat (13/3/2026). (ANTARA/Rendhik Andika)

Palangka Raya (ANTARA) - Wali Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) Fairid Naparin, memastikan pendidikan anak-anak yang menjadi korban kebakaran di kawasan Jalan Mendawai dan di kawasan lainnya tetap terjamin, agar proses belajar mereka tidak terganggu pascakejadian tersebut.

Hal itu disampaikan Fairid saat mengunjungi warga terdampak kebakaran di kawasan Jalan Mendawai, Kota Palangka Raya, sekaligus menyalurkan bantuan bahan pangan kepada para korban pada Jumat.

"Untuk buku, seragam sekolah dan kebutuhan pendidikan anak-ana, akan dijamin oleh Dinas Pendidikan. Saat ini saya minta RT dan Lurah untuk melakukan pendataan lengkap terhadap para korban termasuk kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang mereka," katanya.

Wali Kota Palangka Raya, periode kedua ini mengatakan, kunjungannya bersama Wakil Wali Kota Achmad Zaini beserta sejumlah pejabat Utama di pemerintah kota setempat untuk memastikan masyarakat yang terdampak kebakaran mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan.

"Baik dalam bentuk moral, logistik maupun dukungan lain dari pemerintah,” kata Fairid.

Ia menegaskan, pemerintah kota juga memberi perhatian khusus terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak korban kebakaran. Melalui Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, berbagai kebutuhan sekolah seperti seragam dan buku pelajaran akan difasilitasi agar anak-anak tetap dapat mengikuti kegiatan belajar seperti biasa.

Selain sektor pendidikan, Pemerintah Kota Palangka Raya juga tengah memproses bantuan perbaikan rumah bagi warga yang terdampak kebakaran dalam bentuk uang tunai.

"Saat ini bantuan tersebut masih dalam tahap verifikasi untuk memastikan penyalurannya tepat sasaran kepada warga yang benar-benar terdampak," kata Fairid.

Baca juga: Palangka Raya perkuat transformasi digital pemerintahan lewat KKPD

Pemerintah kota juga memastikan kondisi kesehatan para korban tetap terjaga dengan menghadirkan petugas puskesmas dalam melakukan pemeriksaan kesehatan.

Sementara itu, saat ini sebagian warga tinggal sementara di lokasi pengungsian, sementara sebagian lainnya menumpang di rumah keluarga, tetangga, maupun kerabat terdekat.

Tak hanya itu, pemerintah juga memprioritaskan pengurusan administrasi kependudukan warga yang kemungkinan ikut terbakar dalam peristiwa tersebut agar dapat segera diproses kembali.

Untuk kebutuhan anak-anak, terutama balita, pemerintah memastikan kebutuhan gizi dan kesehatan tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Baca juga: Pelajar di Palangka Raya mulai ikuti seleksi calon Paskibraka 2026

Di sisi lain, Fairid juga menyampaikan rencana pemerintah kota untuk membentuk relawan pemadam kebakaran di kawasan sekitar Jalan Mendawai sebagai upaya memperkuat mitigasi bencana, khususnya di wilayah permukiman padat penduduk.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi musibah serupa di masa mendatang.

Di Jalan Dr. Murjani, Gang Suka Maju itu, sebanyak 20 rumah lebih yang berbahan kayu hangus terbakar pada Selasa malam. Meski demikian, tidak dilaporkan ada korban jiwa dan saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan penyebab kebakaran.

Baca juga: 20 rumah di Palangka Raya hangus terbakar

Baca juga: DPRD Palangka Raya kaji banding pengelolaan sampah di Banjarmasin

Baca juga: Dugaan korupsi zirkon naik ke penyidikan, Kejati Kalteng geledah dua kantor



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026