
Bupati sebut open house Idul Fitri momentum pererat silaturahim ke masyarakat Kotim

Sampit (ANTARA) - Perhelatan open house di Rumah Jabatan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menjadi sarana efektif dalam mempererat tali silaturahmi antara pemimpin daerah dengan seluruh elemen masyarakat pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Bupati Kotim Halikinnor saat open house di Sampit, Sabtu, mengatakan Idul Fitri momen istimewa bagi umat Islam, setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan satu bulan penuh dengan kesabaran dan keikhlasan.
"Semoga Idul Fitri tahun ini semakin memperkuat imtaq dan mempererat silaturahmi kita," ucapnya.
Dalam suasana yang penuh kehangatan dan keakraban Halikinnor yang didampingi sang istri yang sekaligus merupakan Ketua TP PKK Kotim, Khairiah Halikinnor tampak sibuk menyalami warga yang datang silih berganti.
Tidak ada sekat pembatas, mereka membaur dalam suasana saling memaafkan dan melayani permintaan swafoto dari masyarakat.
Kehadiran warga dari berbagai pelosok Sampit ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan pimpinan daerah. Momen tahunan ini dimanfaatkan warga bukan sekadar untuk bersantap, melainkan untuk memperkuat ikatan emosional.
Halikinnor juga menitipkan pesan mendalam mengenai pentingnya sinergi dalam membangun daerah. Ia menyampaikan bahwa dukungan masyarakat adalah energi utama bagi pemerintah untuk menuntaskan berbagai program pembangunan di Kotawaringin Timur.
"Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bekerja sama mendukung pembangunan daerah. Mohon maaf lahir batin atas segala kekhilafan, semoga kita semua diampuni dan dibersihkan dari dosa-dosa," ujarnya.
Baca juga: Ratusan narapidana di Lapas Sampit terima remisi HBKN
Kemeriahan lebaran ini tidak hanya terpusat di satu titik, karena Wakil Bupati Irawati dan Penjabat Sekda Umar Kaderi juga membuka pintu rumah jabatan mereka bagi publik. Hal ini menciptakan gelombang silaturahmi yang merata di lingkungan pejabat teras Kotim.
Suasana harmonis yang tercipta di ketiga lokasi tersebut menjadi simbol kuatnya hubungan sosial antara pemerintah dan rakyatnya. Tradisi ini terbukti ampuh mendinginkan suasana dan mempererat persatuan di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat.
"Keakraban yang terjalin hari ini adalah modal sosial paling berharga bagi kita semua untuk melangkah bersama membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera," demikian Halikinnor.
Baca juga: Gerimis tak halangi kemeriahan Pawai Takbiran Keliling di Sampit
Baca juga: Wabup Kotim ingatkan pengelola wisata tingkatkan keamanan pengunjung
Baca juga: Masyarakat Kotim diimbau membeli BBM sesuai keperluan
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
