Logo Header Antaranews Kalteng

Menbud perluas ruang kreatif dan aset budaya

Selasa, 31 Maret 2026 13:22 WIB
Image Print
Menteri Kebudayaan Fadli Zon (ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli FadliZon mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memperluas ruang-ruang kreatif serta membuka pemanfaatan aset budaya sebagai platform bagi pertumbuhan seni kontemporer.

“Kita ingin memastikan bahwa para seniman tidak berjalan sendiri. Negara hadir untuk membuka akses, memperkuat jejaring, dan menciptakan ekosistem yang sehat bagi tumbuhnya praktik seni rupa yang berkelanjutan,” ujar Fadli Fadlidalam keterangan yang dikonfirmasi dari Jakarta, Senin.

Hal tersebut ia sampaikan saat terjadi pertemuan sekaligus silaturahmi dengan perwakilan seniman seni rupa di Yogyakarta, dalam rangka memperkuat ekosistem seni rupa nasional sekaligus mendorong strategi seniman seniman dalam diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.

Ia juga menegaskan bahwa seni rupa memiliki posisi penting sebagai medium ekspresi sekaligus representasi identitas bangsa.

Lebih lanjut, Menbud Menbudjuga menyoroti pentingnya kehadiran seniman Indonesia dalam forum internasional.

Menurutnya, diplomasi budaya melalui seni rupa menjadi salah satu cara efektif untuk memperkenalkan wajah Indonesia yang beragam dan dinamis.

Dia menambahkan bahwa kolaborasi lintas negara dan partisipasi dalam pameran internasional akan terus didorong sebagai bagian dari strategi Kebudayaan nasional.

Pertemuan dengan seniman tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan para pelaku seni, yang membahas berbagai isu mulai dari penguatan infrastruktur seni, akses terhadap ruang pamer, hingga dukungan terhadap mobilitas seniman ke panggung internasional.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan para pelaku seni rupa guna membangun ekosistem yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Ke depan, Kementerian Kebudayaan berkomitmen untuk terus memperluas akses, memperkuat jejaring, serta mendorong peran seni rupa Indonesia sebagai instrumen strategi dalam diplomasi budaya di tingkat global.

Turut hadir sejumlah seniman, yakni Jumaldi Jumaldi Alfi Alfi, Yunizar Yunizar, Putu Sutawijaya Sutawijaya, Mahdi Mahdi Abdullah Abdullah, Erica Erica Hestu Hestu, Diah Diah Yulianti Yulianti, Yusman Yusman, Ugo Ugo Untoro Untoro, Nasirun Nasirun, serta Galam Zulkifli Zulkifli.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026