
Pemkab Barito Utara matangkan program unggulan dan prioritas dalam RPJMD

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, matangkan 11 program unggulan dan 12 program prioritas pada evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 Provinsi Kalimantan Tengah.
"Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh program yang dirancang tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat," kata Sekretaris Daerah Barito Utara Muhlis di Muara Teweh, Selasa.
Hal ini dikemukakan dia bersama jajaran Pemkab Barito Utara usai menghadiri rapat evaluasi RPJMD di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan,Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kalteng di Palangka Raya, Senin (30/3).
Rapat tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Fredy Darinton mewakili Kepala Bapperida Kalteng, didampingi Fungsional Perencana Ahli Madya Luqman Alhakim. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Gubernur Kalimantan Tengah terkait evaluasi dokumen perencanaan daerah kabupaten/kota.
Dalam forum tersebut, perhatian utama tertuju pada pemantapan 11 program unggulan dan 12 program prioritas yang menjadi fokus pembangunan Kabupaten Barito Utara selama lima tahun ke depan.
“Kami ingin memastikan bahwa 11 program unggulan dan 12 program prioritas ini dapat terealisasi dengan baik. Yang terpenting, setiap program harus memiliki indikator capaian yang terukur, rasional, serta mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Muhlis.
Ia juga menambahkan evaluasi RPJMD ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pembangunan provinsi, sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam pelaksanaan pembangunan.
“Kami sangat mengapresiasi masukan dari tim evaluasi provinsi. Ini menjadi bahan penyempurnaan agar dokumen RPJMD Barito Utara benar-benar berkualitas dan implementatif,” tambahnya.
Melalui evaluasi ini, diharapkan arah pembangunan Kabupaten Barito Utara ke depan semakin terukur, tepat sasaran, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
"Pemerintah daerah terus menunjukkan komitmennya dalam menyusun perencanaan pembangunan yang terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat," kata Muhlis.
11 program unggulan Bupati Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan meliputi pendidikan gratis 16 tahun berupa pemberian beasiswa jenjang pendidikan diploma dan S 1. Kemudian bantuan pendidikan berupa beasiswa jenjang S2-S3, dokter spesialis, akademik TNI dan Polri.
Selanjutnya peningkatan pembangunan kesehatan masyarakat (BPJS gratis). Peningkatan keterampilan tenaga kerja (pembangunan balai latihan kerja).Peningkatan, pemeliharaan infrastruktur pedesaan dan pembukaan lahan untuk pertanian, perkebunan, yang bersifat kelompok berupa pengadaan satu paket alat berat untuk dua kecamatan.
Pemberian bantuan uang duka dan bantuan melahirkan. Pemberian bantuan tetap untuk anak atau orang dengan disabilitas fisik dan mental. Pemberian insentif yang memadai kepada damang, mantir adat, penghulu adat, marbot (kaum atau penjaga rumah ibadah), guru (TK/TPA,PAUD sampai SLTA) RT/RW, Guru ngaji dan Guru SHA.
Peningkatan insentif untuk aparat desa, BPD dan RT/RW. Peningkatan kesejahteraan ASN (PNS dan PPPK) serta tenaga kontrak pemda. Penguatan peran lembaga adat dalam pembangunan dan pembinaan masyarakat.
Untuk 12 program antara lain pembangunan tiga buah jembatan strategis yakni Jembatan Sikan, Jembatan Lemo dan Jembatan Lahei dan pembangunan akses jalannya menuju jembatan. Pembangunan Jalan Simpang Kilometer 34 - Simpang Benangin. Pelebaran jalan dalam Kota Muara Teweh. Pelebaran jalan ujung Jembatan KH Hasan Basri - Simpang Politeknik sampai Simpang Bandara Muhammad Sidik.
Selanjutnya pendataan Muara Teweh baru. Pembuatan sport center di ibu kota kecamatan. Pembuatan Waterfront City daru ujung Jembatan Hasan Basri hingga Karang Jawa.
Pembangunan SPAM IKK (sistem penyediaan air minum ibu kota kecamatan). Rehab Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh. Penataan kawasan eks Bandara Beringin serta normalisasi dan penataan Sungai Bengaris.
Pewarta : Kasriadi
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
