Logo Header Antaranews Kalteng

Pemenuhan akses internet daerah terpencil di Pulang Pisau terkendala status kawasan

Kamis, 2 April 2026 11:36 WIB
Image Print
Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta. ANTARA/Dita Marsena

Pulang Pisau (ANTARA) - Wakil Bupati Pulang Pisau Kalimantan Tengah Ahmad Jayadikarta mengungkapkan salah satu kendala dalam pemenuhan jaringan dan akkses internet untuk daerah terpencil masih terkendala status kawasan.

“Salah satunya Desa Cemantan menjadi salah satu wilayah yang sangat membutuhkan perhatian serius karena akses internet di sana belum memadai untuk menunjang kegiatan pendidikan daring,” kata Ahmad Jayadikarta di Pulang Pisau, Rabu.

Ia mengungkapkan rencana pembangunan tower jaringan atau menara telekomunikasi di wilayah tersebut telah didorong sejak lama. Pemerintah daerah telah berkomunikasi dengan operator telekomunikasi, namun hingga kini masih belum dapat direalisasikan sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya.

Menurut Ahmad Jayadikarta, kendala yang dihadapi dalam pembangunan tower tersebut adalah status kawasan yang termasuk dalam hutan lindung. Untuk itu pembangunan tower di desa tersebut memerlukan proses perizinan yang cukup panjang dan melibatkan berbagai instansi terkait baik di tingkat daerah maupun pusat.

Ia menyebutkan area permukiman di Desa Cemantan sebenarnya telah dinyatakan dapat dibangun tower jaringan, namun tetap harus melalui persetujuan lebih lanjut dari instansi terkait yang memiliki kewenangan terhadap kawasan tersebut.

“Area permukiman di Desa Cemantan sebenarnya sudah dinyatakan sebagai wilayah yang dapat dibangun tower, namun tetap memerlukan persetujuan dari instansi terkait sebelum pembangunan dapat dilakukan,” tuturnya.

Baca juga: BPBD Pulang Pisau: Kemarau panjang dimulai akhir Mei

Ahmad Jayadikarta menambahkan, pemerintah daerah telah melakukan koordinasi hingga ke tingkat kementerian guna mempercepat proses perizinan pembangunan tower tersebut. Sayangnya hingga saat ini belum mendapatkan hasil yang diharapkan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kami sudah berkoordinasi sampai ke tingkat Dirjen dan hanya diminta surat dari Kepala Dinas Kehutanan provinsi, tetapi sampai sekarang pembangunan tower tersebut masih belum juga dapat direalisasikan,” tambahnya.

Ia memastikan pemerintah daerah terus berupaya memperjuangkan pembangunan jaringan internet tersebut karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pelajar, tetapi juga untuk seluruh masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari yang semakin bergantung pada teknologi digital. Aktivitas masyarakat saat ini bergantung pada konektivitas digital di berbagai sektor.

“Pemerataan akses internet menjadi kebutuhan mendesak, terutama bagi anak sekolah yang diwacanakan mengikuti pembelajaran daring,” kata Ahmad Jayadikarta di Pulang Pisau, Selasa.

Ia menjelaskan, pemerintah setempat terus melakukan berbagai upaya untuk mengatasi keterbatasan jaringan di sejumlah wilayah yang masih mengalami kesulitan sinyal, terutama pada kecamatan yang berada di wilayah paling ujung dan sulit dijangkau jaringan telekomunikasi saat ini.

“Internet tidak hanya penting bagi anak sekolah yang mengikuti pembelajaran daring tetapi juga bagi masyarakat umum untuk mendapatkan informasi dan hiburan,” demikian Ahmad Jayadikarta.

Baca juga: Sekda Pulang Pisau ingatkan perangkat daerah antisipasi hadapi musim kemarau

Baca juga: Pemkab Pulang Pisau bertekad tingkatkan SDM berdaya saing

Baca juga: Pemkab Pulang Pisau berharap kembali raih opini WTP



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026