Logo Header Antaranews Kalteng

Israel masih tutup Masjid Al Aqsa memasuki hari ke-34

Kamis, 2 April 2026 17:14 WIB
Image Print
Foto Arsip - Umat Islam berjalan memasuki kawasan Masjid Dome of the Rock di Komplek Al-Aqsa, kawasan Kota Tua Yerussalem, Kamis (12/2/2026). Komplek Al-Aqsa yang merupakan situs tersuci ketiga dalam Islam tersebut meliputi Masjid Al-Qibli (Kubah Perak), Dome of the Rock (Kubah Emas), Masjid Al-Buraq, dan Mushalla Al-Marwani. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Yerusalem (ANTARA) - Penutupan kompleks Masjid Al-Aqsa bagi para jamaah yang dilakukan Zionis Israel kini sudah memasuki hari ke-34 secara berturut-turut.

Zionis beralasan bahwa larangan tersebut diberlakukan demi keamanan terkait perang Amerika Serikat-Israel terhadap Iran.

Pasukan juga memperketat langkah militer mereka di sekitar kota suci tersebut dan di pintu masuk kota-kota Palestina di Tepi Barat.

Sementara itu, kelompok-kelompok yang mengadvokasi hak untuk meningkatkan eksistensi Yahudi di Bukit Bait Suci terus menghasut penyerbuan Masjid Al-Aqsa selama liburan Paskah.

Mereka menyerukan kebangkitan kembali ritual pengorbanan hewan di dalam kompleks tersebut dan menuntut pembukaannya kembali selama masa liburan yang berlangsung pada 2-9 April.

Merespons itu, penjajah Israel memanfaatkan "status darurat" sebagai dalih untuk mengonsolidasikan kendalinya atas Masjid Al-Aqsa di tengah maraknya seruan dari masyarakat Palestina dan warga Yerusalem untuk bergerak menuju pos pemeriksaan dan barikade militer terdekat di sekitar masjid untuk menerobos pengepungan dan membuka kembali kompleks tersebut, demikian WAFA.

Baca juga: Indonesia kutuk Israel tutup Masjid Al-Aqsa di bulan Ramadhan



Pewarta :
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026