
Lagi, kebakaran di Kapuas hanguskan tiga rumah

Kuala Kapuas (ANTARA) - Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, kali ini menghanguskan tiga rumah warga di Desa Batuah RT 2, Kecamatan Basarang pada Sabtu sore (4/4).
“Baru saja tadi siang kebakaran permukiman warga Jalan Anggrek Kapuas, kini kembali dilaporkan kebakaran lagi rumah warga Desa Batuah RT 2, Kecamatan Basarang. Kami imbau warga untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran S. Pandingan di Kuala Kapuas.
Berdasarkan laporan dari Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, kebakaran di Desa Batuah terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.
Peristiwa ini menghanguskan tiga unit rumah warga dan berdampak pada tiga kepala keluarga (KK) atau sebanyak sembilan jiwa.
Rumah yang terbakar masing-masing milik warga bernama Sapari, Mulyadi dan Sahminan. Api dengan cepat melalap bangunan rumah sehingga menyebabkan kerusakan berat pada seluruh unit yang terdampak.
Baca juga: Empat rumah di kawasan padat penduduk Kapuas hangus dilalap api
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Belum ada keterangan resmi terkait sumber api maupun kemungkinan adanya unsur kelalaian atau faktor lainnya.
Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun para korban terdampak kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda mereka. Kondisi ini membuat para korban membutuhkan bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Upaya penanganan telah dilakukan oleh berbagai pihak. Warga setempat bersama aparat desa bergerak cepat melakukan pemadaman api secara gotong royong untuk mencegah api meluas ke rumah lain di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Kapuas telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan asesmen dampak kebakaran.
BPBD Kapuas juga telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan setempat guna menyiapkan bantuan kebutuhan mendesak bagi para korban. Bantuan tersebut direncanakan meliputi logistik dasar dan dukungan lainnya untuk meringankan beban warga terdampak.
"Kami kembali mengingatkan serta mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk," demikian Pangeran.
Baca juga: Nahas! Truk muatan BBM dan aspal terbalik di Kapuas
Baca juga: Pemkab Kapuas pastikan penanganan bangunan SDN 1 Lamunti jadi prioritas
Baca juga: Bangunan SDN 1 Lamunti Kapuas ludes terbakar
Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
