
Bupati Pulang Pisau pastikan seleksi JPT Pratama tidak ada titipan

Pulang Pisau (ANTARA) - Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Ahmad Rifa’i menekankan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk enam OPD harus bisa menghasilkan kepala perangkat daerah berkualitas, kompeten dan sesuai disiplin ilmu yang mendukung jenjang karir pegawai.
“Saya ingin kepala perangkat daerah yang benar-benar berkualitas karena ini juga merupakan bagian dari jenjang karir pegawai. Saya tidak mau ada titip-titipan sehingga semua peserta harus bisa memanfaatkan kesempatan yang diberikan ini untuk bersaing lolos tiga besar,” tegas Ahmad Rifa’i di Pulang Pisau, Senin.
Dirinya menjelaskan, seleksi terbuka ini dilaksanakan untuk enam perangkat daerah yang saat ini dijabat oleh pelaksana tugas (plt). Sebanyak 24 peserta harus mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditetapkan panitia.
Dia menambahkan seleksi terbuka yang dilaksanakan pemerintah setempat melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), bertujuan memastikan kepala perangkat daerah terpilih memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Mampu menjalankan tugas dengan baik dan profesional sesuai dengan kebutuhan daerah.
“Kami ingin pejabat ditempatkan sesuai dengan keahlian dan disiplin ilmu sehingga setiap kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran,” tambahnya.
Menurutnya, dari seluruh peserta, selanjutnya dipilih tiga besar terbaik dari masing-masing perangkat daerah sebelum dilakukan seleksi lanjutan untuk menentukan satu kandidat yang paling layak mengisi jabatan tersebut.
Ia juga menerangkan tidak semua peserta dapat lolos dalam proses seleksi karena keterbatasan jumlah formasi.
“Sebanyak 24 peserta pasti ada yang tersisih karena kami harus memilih yang benar-benar terbaik untuk mengisi posisi yang tersedia,” katanya.
Baca juga: Vikaris Pulang Pisau maknai Paskah bukti kemenangan atas kuasa maut
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pulang Pisau Hendra mengungkapkan tahapan seleksi telah berjalan sesuai jadwal yang ditentukan sejak awal proses seleksi, dimulai oleh panitia pelaksana kegiatan tersebut.
“Tahapan seleksi ada empat tahapan, sebelumnya peserta telah melewati tahap kelengkapan berkas dan assesmen,” ujarnya.
Hendra menambahkan, saat ini peserta memasuki tahapan penulisan makalah yang menjadi bagian penting dalam proses penilaian terhadap kemampuan peserta. Peserta harus mampu menyusun gagasan dan solusi terkait bidang jabatan yang diinginkan.
“Tahapan penulisan makalah ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kemampuan mereka terkait bidang yang mereka pimpin nantinya,” jelasnya.
Setelah tahap tersebut, terang Hendra, peserta mengikuti wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6-9 April 2026 hingga akhirnya diumumkan hasil seleksi tiga besar pada tanggal 16 April 2026 oleh panitia seleksi.
Baca juga: Pemkab Pulang Pisau berlakukan WFH setiap Rabu
Baca juga: BPBD Kalteng bersama daerah perkuat koordinasi kesiapsiagaan hadapi karhutla
Baca juga: Pemenuhan akses internet daerah terpencil di Pulang Pisau terkendala status kawasan
Pewarta : Adi Waskito/Dita Marsena
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
