
Distanik Murung Raya uji kemungkinan penerapan dua kali masa tanam

Puruk Cahu (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah mulai melakukan uji coba pengembangan padi gogo melalui program Balai Benih Induk (BBI) dengan menggandeng tim dari Institut Pertanian Bogor (IPB).
Kepala Distanik Murung Raya Sri Karyawati di Puruk Cahu, Selasa, menyampaikan, saat ini program tersebut telah memasuki tahap kedua dan tim sudah turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan serta pengambilan sampel.
“Beberapa sampel sudah kami ambil dan diuji untuk melihat mana yang paling cocok dikembangkan di wilayah Murung Raya ini,” ujar Sri.
Dalam pelaksanaannya, menurut Sri pihak Distanik masih memanfaatkan bibit lokal karena bantuan bibit dari Pemerintah Pusat sebelumnya belum sepenuhnya tersalurkan. Meski demikian, hasil bibit lokal dinilai cukup baik untuk dikembangkan.
Tim sedang menguji kemungkinan penerapan dua kali masa tanam dalam setahun untuk padi gogo di lahan ladang kering, karena selama ini hanya bisa menanam satu kali dalam setahun.
”Kalau ini berhasil, kita akan dorong petani agar bisa tanam dua kali setahun, sehingga hasil produksi meningkat,” tambah Sri.
Baca juga: Bupati Murung Raya hadiri penyitaan aset PT AKT oleh Kejagung
Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian juga fokus mencari bibit unggul yang memiliki masa panen lebih cepat, tahan hama, serta hasil produksi tinggi.
“Target kita mendapatkan bibit yang bisa panen dalam waktu tiga sampai empat bulan, sehingga memungkinkan dua kali tanam dalam setahun,” jelas Sri kembali
Sri juga menyampaikan saat ini program itu masih dalam tahap uji coba, dan jika berhasil, bibit unggul tersebut akan diperbanyak dan dibagikan kepada petani guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Murung Raya.
Baca juga: Menteri Bahlil tinjau penertiban tambang PT AKT di Murung Raya
Baca juga: Menhan RI serahkan 1.699 hektare lahan PT AKT di Murung Raya ke Kejagung RI
Baca juga: Pemkab Murung Raya dorong peningkatan ekonomi keluarga melalui Program UPPKA
Pewarta : Supriadi
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
