
Fisip Adkom UMPR latih public speaking siswa SMAN 2 Palangka Raya

Palangka Raya (ANTARA) - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Administrasi Komunikasi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (Fisip-Adkom UMPR) melatih public speaking bagi siswa di SMAN 2 Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Kegiatan ini kami laksanakan untuk meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan komunikasi generasi muda," kata Wakil Dekan Fisip Adkom UMPR Dr Milka MAP di Palangka Raya, Kamis.
Dia menerangkan, pelatihan yang dilaksanakan di SMAN 2 Palangka Raya itu bertema “Meningkatkan Kepercayaan Diri Gen Z melalui Penguatan Public Speaking di SMAN 2 Palangka Raya: Public Speaking Teknik Promosi & Branding”.
Milka menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membekali siswa dengan keterampilan komunikasi sejak dini.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 2 Palangka Raya, Muhammad Rifani, SPd menyampaikan pentingnya keterampilan public speaking bagi siswa di era modern.
Menurutnya, kemampuan berbicara di depan umum tidak hanya penting dalam dunia akademik, tetapi juga menjadi modal utama dalam membangun citra diri (personal branding) dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
“Generasi Z harus memiliki keberanian untuk tampil, menyampaikan ide, serta mampu mempromosikan potensi dirinya secara positif,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMAN 2 Palangka Raya mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, memperkuat kepercayaan diri, serta memiliki keterampilan dalam mempromosikan dan membangun branding diri sebagai generasi muda yang unggul dan berdaya saing di masa depan.
Sebagai pemateri utama, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yaitu Dr Aquarini MIKom dan Sagita Nur Aulia Rahmarani SH.
Aquarini menjelaskan mengenai pentingnya public speaking sebagai keterampilan dasar dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi di depan publik.
“Public speaking bukan hanya tentang berbicara, tetapi bagaimana menyampaikan pesan dengan percaya diri, terstruktur, dan mampu mempengaruhi audiens secara positif,” jelasnya.
Sementara itu, Sagita Nur Aulia Rahmarani yang materi bertema Teknik Promosi & Branding menekankan bahwa kemampuan komunikasi yang baik harus diimbangi dengan strategi dalam membangun citra diri yang positif, baik secara langsung maupun melalui media digital.
“Branding diri sangat penting bagi generasi muda. Dengan komunikasi yang tepat, siswa dapat menunjukkan potensi diri dan membangun kepercayaan dari orang lain,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi praktik, simulasi presentasi, serta diskusi aktif yang melibatkan para siswa. Antusiasme peserta terlihat dari keberanian mereka dalam tampil dan mempraktikkan materi yang telah diberikan.
Pewarta : Rendhik Andika
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
