Logo Header Antaranews Kalteng

DPRD Kotim tekankan loyalitas atlet jelang Porprov XIII Kalteng

Kamis, 9 April 2026 15:50 WIB
Image Print
Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur Dadang Siswanto. ANTARA/Devita Maulina.

Sampit (ANTARA) - Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Dadang Siswanto meminta seluruh atlet asli daerah setempat, agar tetap konsisten membela Kotim dan tidak berpindah ke daerah lain dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalteng 2026.

"Porprov ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajang pembinaan, regenerasi atlet muda, sekaligus seleksi menuju Pra PON untuk mewakili Kalimantan Tengah," kata Dadang di Sampit, Kamis.

Dadang menegaskan, perhelatan ini merupakan pilar utama dalam pembinaan serta pencarian bibit unggul. Kejuaraan tersebut diproyeksikan menjadi wadah penyaringan atlet untuk level yang lebih prestisius.

Oleh karena itu, dirinya pun mengingatkan bahwa setiap pergerakan atlet harus tunduk pada regulasi. Hal ini demi menjaga integritas pembinaan olahraga yang telah dilakukan selama ini.

Kebijakan mengenai status atlet tersebut secara resmi tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. Aturan ini memuat konsekuensi administratif bagi atlet yang menyalahi prosedur.

"Kalau ada atlet dari Kotim ingin membela kabupaten lain, itu tidak diperkenankan. Bahkan ada sanksi administratif, kecuali mendapat rekomendasi dari cabang olahraga (cabor) dan pemerintah daerah setempat," beber dia.

Meski petunjuk teknis (juknis) mengenal adanya mekanisme mutasi, proses tersebut wajib melalui jalur formal. Persetujuan dari instansi terkait menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh pihak yang bersangkutan.

Baca juga: KONI pastikan Kotim tetap ikut PorprovKalteng meski anggaran belum cair

Saat ini, koordinasi intensif terus dilakukan oleh pihak berwenang. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotim dikabarkan tengah merampungkan berbagai berkas administrasi bersama tiap cabang olahraga agar partisipasi daerah berjalan maksimal.

"Informasi yang kami terima, KONI sudah berkoordinasi dengan cabor untuk melengkapi berbagai persyaratan. Artinya, Kotim tetap ikut serta dalam Porprov," kata Dadang.

Pria yang sebelumnya juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kotim ini berharap para atlet tetap memiliki dedikasi tinggi terhadap daerah asal.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai, dukungan fasilitas yang selama ini diberikan pemerintah daerah seharusnya dibalas dengan prestasi bagi nama baik Kotim.

"Tidak tepat kalau atlet yang sudah difasilitasi oleh Pemkab Kotim justru membela daerah lain. Kami sangat tidak berharap hal itu terjadi," demikian Dadang.

Baca juga: BMKG Kotim imbau masyarakat bersiap hadapi kemarau panjang

Baca juga: Legislator Kotim minta pemda kaji ulang aturan terkait UEP

Baca juga: Pemkab Kotim targetkan proyek listrik Pulau Hanaut tuntas tahun ini



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026