
Festival Literasi Harati ajarkan generasi muda Pulang Pisau cerdas memilah informasi

Pulang Pisau (ANTARA) - Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Ahmad Rifa'i mengatakan roadshow Festival Literasi Harati 2026 kerja sama Bank Indonesia (BI) dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) diharap meningkatkan kecerdasan masyarakat khususnya generasi muda dalam memilah informasi.
"Para pelajar dan generasi muda diharapkan semakin cerdas dalam memilah informasi di tengah arus digital yang masif saat ini," kata Ahmad Rifa'i di Pulang Pisau, Kamis.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membentuk generasi muda kreatif, sehingga tidak hanya menjadi penikmat perkembangan zaman tetapi mampu berperan aktif sebagai pencipta peluang dalam era ekonomi baru berbasis inovasi.
"Generasi muda harus kreatif, tidak hanya sebagai penonton tetapi juga pemain di era ekonomi baru yang membutuhkan inovasi," jelasnya.
Baca juga: Pansus DPRD Pulang Pisau persiapkan rekomendasi LKPD
Menurut Ahmad Rifa'i, penguatan budaya literasi juga penting untuk membangun ekosistem pengetahuan hingga ke tingkat desa, agar seluruh masyarakat memperoleh akses pembelajaran merata tanpa tertinggal perkembangan teknologi dan informasi.
Ia menambahkan, pembangunan budaya literasi merupakan investasi jangka panjang bagi daerah karena dampaknya menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta wajah pembangunan Pulang Pisau.
"Membangun budaya literasi adalah investasi jangka panjang yang harus benar-benar dimiliki," tambahnya.
Baca juga: Bupati Pulang Pisau pastikan seleksi JPT Pratama tidak ada titipan
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah (BI Kalteng) Satrio Febrino mengatakan pada tahun 2026 ini terdapat empat kabupaten yang menjadi lokasi pelaksanaan roadshow Festival Literasi Harati sebagai bagian dari perluasan edukasi literasi di daerah.
Ia menyebut Pulang Pisau menjadi lokasi pertama pada kegiatan ini, kemudian dilanjutkan ke Gunung Mas, Murung Raya dan Barito Selatan.
"Target program terus berkembang hingga menjangkau seluruh kabupaten di Kalimantan Tengah," tegasnya.
Satrio menjelaskan BI Kalimantan Tengah juga menjalankan program lain melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) guna membantu pemerintah daerah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah kebijakan efisiensi nasional.
"Kami bersama pemerintah daerah berupaya meningkatkan PAD melalui optimalisasi penerimaan dengan digitalisasi," jelas Satrio.
Dirinya menambahkan dalam waktu dekat BI Kalimantan Tengah bersama pemerintah setempat terus memperkuat pelaksanaan TP2DD guna memastikan digitalisasi pendapatan daerah berjalan semakin efektif.
Baca juga: Sekda Pulang Pisau ingatkan perangkat daerah antisipasi hadapi musim kemarau
Baca juga: Bupati Pulang Pisau ingatkan ASN jangan tunda pekerjaan
Baca juga: Bupati Pulang Pisau: Lelang jabatan dilaksanakan terbuka utamakan kemampuan
Pewarta : Adi Waskito/Dita Marsena
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
