Logo Header Antaranews Kalteng

Tim Kendali Mutu Kendali Biaya Palangka Raya jamin kualitas layanan program JKN di Faskes

Senin, 13 April 2026 19:13 WIB
Image Print
Tim Kendali Mutu Kendali Biaya Palangka Raya jamin kualitas layanan program JKN di Faskes (ANTARA/BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya)

Palangka Raya (ANTARA) - Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB) bersama BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan setiap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas di fasilitas kesehatan (Faskes). Hal ini ditegaskan kembali dalam kegiatan supervisi yang berlangsung di RSIA Yasmin Palangka Raya.

Ketua TKMKB Kota Palangka Raya, Jeanette Siagian di Palangka Raya, Senin menyampaikan pandangannya terkait pentingnya penguatan mutu layanan di fasilitas kesehatan wilayah Palangka Raya.

"TKMKB hadir bukan semata-mata untuk kepentingan peserta JKN, melainkan juga untuk kepentingan rumah sakit dan para dokter sebagai pemberi layanan. Pendekatan yang dilakukan pun bersifat edukatif dan kolaboratif, bukan hanya pengawasan semata," katanya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, TKMKB menjalankan mekanisme sosialisasi yang terstruktur melalui Tim Ad Hoc yang beranggotakan para tenaga profesi medis di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya. Dalam kesempatan tersebut, Jeanette menegaskan pentingnya menjalankan praktik sesuai regulasi yang berlaku.

“Kami rutin melakukan evaluasi kebijakan, pelayanan dan mengkaji kasus-kasus yang ada bersama BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya. Kemudian hasilnya disampaikan melalui TKMKB untuk disosialisasikan kepada rumah sakit. Jika ditemukan ketidaksesuaian dalam hal pemberian layanan kepada peserta JKN, kami bersama BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya akan mengadakan audit medis di fasilitas kesehatan tersebut. Tujuannya untuk memastikan dokter mengerjakan segala sesuatu sesuai dengan undang-undang, salah satunya adalah Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK),” kata Jeanette.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya, K Hindro Kusumo, menilai keberadaan TKMKB sebagai mitra yang sangat strategis. Hindro menegaskan bahwa independensi TKMKB justru menjadi kekuatan utama tim ini dalam menjalankan fungsinya sebagai jembatan antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan.

"Walaupun tim TKMKB dibentuk oleh BPJS Kesehatan, tapi tim ini independen, mereka terdiri dari unsur-unsur yang ada di faskes juga, baik dari unsur dokter umum, dokter spesialis, bidan, perawat, dan apoteker, sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan kepada peserta itu betul-betul dipastikan sesuai dengan standarnya. Mereka bisa menjadi perantara antara kami BPJS Kesehatan dengan rekomendasi-rekomendasi yang diberikan," Jelas Hindro.

Ke depan, BPJS Kesehatan berharap sinergi dengan TKMKB terus diperkuat, terutama dalam mendeteksi dan menangani indikasi kecurangan di fasilitas kesehatan. Hindro menegaskan bahwa setiap temuan yang dinilai tidak wajar wajib dikonsultasikan bersama TKMKB agar dapat ditangani secara tepat dan objektif.

"Kalau ada indikasi kecurangan, kita harus konsultasikan terlebih dahulu bersama dengan TKMKB. Kalau misalnya terbukti kecurangan, kami akan sampaikan ke faskes bahwa mereka telah melakukan kecurangan. Tapi kalau hasil konsultasi menyatakan tidak, kami pun akan menyatakan bahwa layanan yang diberikan faskes masih dalam bentuk wajar. Hal ini dilakukan demi standarisasi agar pasien, fasilitas kesehatan, tenaga medis, mendapatkan haknya sesuai standar." Tegas Hindro.



Pewarta :
Editor: Rendhik Andika
COPYRIGHT © ANTARA 2026