
Pemkab Kotim dorong sinergi parpol dan pemerintah lewat Muscab PKB Zona 3

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mendorong penguatan sinergi antara partai politik (parpol) dan pemerintah daerah melalui kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Zona 3 yang meliputi Kotim, Kotawaringin Barat, Seruyan, dan Sukamara.
“Muscab merupakan momentum penting dalam memperkuat organisasi, menyatukan visi, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk membangun partai yang semakin solid dan responsif terhadap aspirasi masyarakat,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati di Sampit, Selasa.
Irawati menghadiri secara langsung pembukaan Muscab PKB Zona 3 yang dipusatkan di Hotel Aquarius Boutique Sampit. Kegiatan ini dihadiri pimpinan dan pengurus PKB dari zona 3 Kalteng, perwakilan parpol di Kotim, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lainnya.
Irawati menyampaikan apresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan menilai muscab sebagai forum penting dalam konsolidasi organisasi partai. Menurutnya, kegiatan ini merupakan momentum strategis dalam memperkuat peran politik dalam pembangunan daerah.
Ia menegaskan, bahwa parpol memiliki posisi strategis dalam sistem demokrasi, tidak hanya sebagai sarana pendidikan politik, tetapi juga sebagai jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.
“Karena itu, kolaborasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan partai politik sangat diperlukan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ucapnya.
Pemkab Kotim selalu terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh elemen, termasuk parpol , dalam mewujudkan daerah yang maju dan sejahtera.
Ia berharap melalui muscab ini lahir kepemimpinan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di Bumi Habaring Hurung.
“Semoga keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam muscab ini dapat menjadi landasan yang kuat untuk melangkah ke depan dengan semangat persatuan, kebersamaan dan pengabdian untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.
Baca juga: Pemkab Kotim perkuat akurasi data lewat Desa Cantik 2026
Sementara itu, Ketua DPW PKB Kalimantan Tengah Rahmanto Muhidin menjelaskan bahwa Muscab PKB Zona 3 merupakan bagian akhir dari rangkaian kegiatan di wilayah barat provinsi.
Kegiatan ini mencakup beberapa kegiatan, yakni evaluasi kepengurusan DPC PKB, penyusunan rencana, strategi dan program kerja, lalu penetapan target dan tujuan PKB menuju pemilu 2029.
“Muscab ini merupakan kegiatan terakhir untuk wilayah barat Kalimantan Tengah, dengan beberapa agenda di antaranya menetapkan target menuju pemilu 2029. Artinya, bahwa dengan dilaksanakannya muscab pada hari ini, artinya gerak langkah pemenangan menuju pemilu itu dimulai sejak hari ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan muscab ini sekaligus menjadi titik awal konsolidasi pemenangan PKB pada Pemilu 2029. Menurutnya, kekuasaan bukan tujuan utama, melainkan sarana untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
Rahmanto juga menekankan pentingnya peran kader PKB dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perikanan yang menjadi potensi utama wilayah barat Kalimantan Tengah.
“Maksud kami agar anggota-anggota fraksi PKB betul-betul bisa konsen dan hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat. Untuk para petani kita yang membutuhkan namun kesulitan mendapat, yang membutuhkan lahan-lahan sawit, dan sebagainya,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa hasil muscab akan menghasilkan nama-nama bakal calon ketua DPC di empat kabupaten, yang kemudian akan mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan (UKK).
Proses tersebut akan berujung pada pelantikan pengurus secara nasional pada peringatan hari ulang tahun PKB pada 22 Juli mendatang di Jakarta.
Di sisi lain, Ketua Panitia Muhammad Abadi menyampaikan bahwa agenda utama dari muscab ini adalah sebagai ajang penjaringan calon ketua DPC, khususnya di Kotim yang diikuti sembilan kandidat dari berbagai unsur, termasuk anggota DPRD dan kader partai.
“Hari ini melaksanakan muscab PKB zona 3 yang meliputi Kotim, Kobar, Seruyan dan Sukamara. Muscab ini dalam rangka menjaring calon ketua DPC yang nantinya akan disetor ke DPW dan DPP,” sebutnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menitikberatkan pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah.
Kader PKB diharapkan mampu memperjuangkan hak-hak masyarakat, terutama dalam peningkatan ekonomi dan perlindungan tenaga kerja.
Abadi juga menambahkan bahwa seluruh hasil muscab akan disampaikan ke tingkat provinsi dan pusat untuk diproses lebih lanjut melalui tahapan seleksi.
“Kami optimistis seluruh calon memiliki potensi kuat untuk memimpin dan membawa PKB semakin berkontribusi bagi masyarakat,” demikian Abadi.
Baca juga: Ketua DPRD Kotim siap ikuti KPPD Lemhannas di Magelang
Baca juga: Wabup Kotim kecam grup gay remaja, orang tua diminta perketat pengawasan
Baca juga: BPBD Kotim tingkatkan sinergi antisipasi dampak terburuk kekeringan
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
