Logo Header Antaranews Kalteng

Aldi Satya Mahendra ingin Assen jadi arena 'come back' bersinar lagi

Kamis, 16 April 2026 21:19 WIB
Image Print
Pembalap binaan Yamaha Aldi Satya Mahendra. (ANTARA/HO-Yamaha)

Palangka Raya (ANTARA) - World Supersport 2026 kembali bergulir dengan seri 3 yang akan berlangsung di sirkuit Assen Belanda 17-19 April dan pembalap atau rider binaan Yamaha Racing Indonesia Aldi Satya Mahendra El’ Dablek bersiap menghadapi challenge atau tantangan di trek yang sudah sering dijajalnya tersebut.

”Saya berharap race Assen akan menjadi titik come back setelah sebelumnya di Portimao tidak menghasilkan poin. Karakter trek Assen familiar, dan support set up motor yang sesuai adalah faktor penting buat balapan nanti," jelas Aldi.

Dalam tiga tahun terakhir, Aldi Satya tampil di Assen ambil bagian di World Supersport 2025, World Supersport 300 2024 dan R3 BLU CRU World Cup 2023.

Hasil race dia selalu masuk 10 besar pada putaran Assen di 3 kompetisi tersebut. Rider yang musim ini bergabung dengan AS BLU CRU Racing Team itu akan bertarung lagi agar bisa mendapatkan hasil positif akhir pekan ini.

Tinggal sementara di Eropa membantu Aldi Satya untuk latihan fisik dan menggeber motor Yamaha YZF-R9 agar tampil lebih baik dalam lanjutan World Supersport 2026. Kondisi pergelangan tangannya yang sempat dioperasi, kini juga berangsur pulih yang akan berpengaruh pada performa nanti.

"Juga tidak ada insiden saat race dan kondisi pergelangan tangan mulai membaik, membantu saya memperoleh hasil yang lebih baik lagi dengan mengambil poin signifikan dari dua race,” ungkap Aldi.

Rider usia 19 tahun asal Yogyakarta itu finis ke-8 masing-masing di race 1 dan race 2 seri World Supersport Assen 2025. Dia bertekad berupaya semaksimal mungkin untuk masuk 10 besar lagi weekend ini. Di klasemen sementara berada di peringkat 11 mengemas 23 poin dengan pencapaian terbaik podium 2 bersejarah seri 1 Phillip Island.

Manager Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Wahyu Rusmayadi mengatakan tak hanya pemulihan fisik, tapi mental rider dunia yang dimiliki Aldi Satya Mahendra sangat membantu dia menghadapi berbagai keadaan yang terjadi di ajang World Supersport dengan perubahan dinamis.

"Pressure (tekanan) atmosfer persaingan yang ketat juga bisa ditangani dengan baik. Pengalaman balapan di sirkuit-sirkuit Eropa seperti Assen kali ini, jadi nilai plus berkompetisi untuk mencetak prestasi. Race di Assen diharap menandai momen bangkit lagi agar semakin terpacu dalam melakoni musim ini,” jelasnya.



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026