
Musda V PTGMI Kalteng diharap hasilkan program strategis tingkatkan kesehatan masyarakat

Sampit (ANTARA) - Musyawarah Daerah (Musda) V Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) Kalimantan Tengah 2026 yang digelar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diharap melahirkan arah kebijakan organisasi berdampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
“Musda ini diharapkan menghasilkan keputusan yang bermanfaat dan membawa organisasi ini semakin maju serta memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kotim Umar Kaderi di Sampit, Sabtu.
Mewakili pemerintah daerah, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kotim ini menyambut kedatangan peserta musda sekaligus menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dipilihnya Kotim sebagai tuan rumah kegiatan kali ini.
Umar menjelaskan, musda ini merupakan forum tertinggi di tingkat provinsi yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan organisasi, memperkuat kepemimpinan, serta merumuskan program kerja yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia juga menekankan profesi terapis gigi dan mulut memiliki peran penting dalam sistem kesehatan.
“Keberadaan mereka dinilai berkontribusi langsung dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit gigi dan mulut yang masih cukup tinggi,” ujarnya.
Menurut Umar, peran terapis gigi dan mulut sangat vital, mulai dari menekan angka penyakit gigi dan mulut di masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar di fasilitas kesehatan daerah, hingga mendukung kebijakan pembangunan kesehatan nasional dan daerah menuju visi Indonesia Sehat.
Oleh karena itu, ia berharap Musda V PTGMI Kalteng menghasilkan kepengurusan visioner, solid dan berintegritas, serta mampu menyusun program kerja yang berorientasi pada peningkatan kompetensi, profesionalisme dan daya saing anggota.
Selain itu, forum tersebut juga diharapkan melahirkan rekomendasi strategis yang dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem kesehatan, baik di Kotim maupun Kalimantan Tengah secara umum.
Baca juga: Legislator Kotim soroti potensi dampak kenaikan BBM
Ia juga menekankan pentingnya inovasi di bidang pelayanan kesehatan gigi dan mulut, sehingga hasil musda ini diharapkan mampu menjawab isu-isu strategis serta menghadirkan terobosan baru dalam praktik terapi gigi.
“Harapannya, musda ini bisa menghasilkan program-program kegiatan yang menyentuh isu-isu strategis dan memberikan manfaat besar bagi Kotim. Termasuk inovasi-inovasi terbaru dalam tindakan terapis gigi yang bisa kita manfaatkan untuk peningkatan pelayanan ke depan,” tuturnya.
Ia juga menambahkan rekomendasi yang dihasilkan dalam musda diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata dan menjadi rujukan dalam pengembangan organisasi maupun pelayanan kesehatan di masa mendatang.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berkomitmen untuk terus mendukung organisasi profesi seperti PTGMI. Kolaborasi antara pemerintah dan tenaga kesehatan dinilai menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan sektor kesehatan.
“Jadi kita harapkan musda hari ini bisa berjalan lancar dan sukses, serta rekomendasi yang dihasilkan bisa kita manfaatkan untuk kegiatan persatuan kedepannya,” demikian Umar Kaderi.
Baca juga: Dishub Kotim gerak cepat benahi kabel traffic light tersenggol truk
Baca juga: Kotim perluas akses layanan hukum lewat sidang di luar gedung
Baca juga: DPKP Kotim catat 1.500 ekor lebih kebutuhan hewan kurban
Pewarta : Devita Maulina
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
