Logo Header Antaranews Kalteng

Angin puting beliung hantam rumah dan fasilitas umum di Tatas Hilir Kapuas

Minggu, 19 April 2026 05:37 WIB
Image Print
Atap rumah salah satu warga di Desa Tatas Hilir, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, hancur usai diterjang angin puting beliung, Sabtu (18/4/2026). ANTARA/HO-BPBD Kapuas

Kuala Kapuas (ANTARA) - Bencana angin puting beliung melanda wilayah Desa Tatas Hilir, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Sabtu sore, sekitar pukul 17.15 WIB.

Peristiwa ini menyebabkan sejumlah kerusakan pada rumah warga serta fasilitas umum, dan berdampak pada belasan kepala keluarga.

Berdasarkan laporan dari Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, tercatat sebanyak 11 kepala keluarga atau 23 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut.

“Data ini masih bersifat sementara dan kemungkinan dapat berubah seiring proses pendataan lanjutan di lapangan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandingan di Kuala Kuala.

Angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba itu diduga dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang melanda kawasan tersebut. Warga setempat mengaku tidak sempat melakukan persiapan karena kejadian berlangsung cepat dan disertai hujan serta angin kuat.

Baca juga: DPRD dukung Bupati Kapuas Trail Adventure pacu pengembangan wisata dan UMKM

Akibat bencana ini, dua unit rumah dilaporkan mengalami rusak berat, sementara sembilan unit lainnya mengalami kerusakan ringan. Selain itu, satu tiang listrik juga dilaporkan tumbang sehingga sempat mengganggu aliran listrik di wilayah terdampak.

Pemerintah setempat bergerak cepat dalam menangani dampak bencana. Aparat kecamatan dan desa langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta memastikan kondisi warga terdampak. Selain itu, pemeriksaan kesehatan juga dilakukan guna mengantisipasi adanya korban yang mengalami gangguan kesehatan pascakejadian.

Pihak PLN turut melakukan perbaikan terhadap jaringan listrik yang terdampak, sehingga aliran listrik diharapkan dapat segera kembali normal. Sementara itu, BPBD Kabupaten Kapuas terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa guna memastikan penanganan berjalan optimal, termasuk menyiapkan bantuan kebutuhan dasar bagi para korban.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan mulai kondusif, sementara proses penanganan dan pendataan masih terus berlangsung.

Baca juga: Ratusan 'rider' ramaikan Bupati Kapuas Trail Adventure

Baca juga: IRT di Kapuas Tengah ditangkap simpan 57 paket sabu

Baca juga: Pemkab Kapuas matangkan RDTR Mantangai melalui FGD tahap awal



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026