
DKUKMPP Kotim buat terobosan di akhir pekan untuk hidupkan UMKM

Sampit (ANTARA) - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, membuat terobosan untuk menghidupkan suasana malam akhir pekan melalui kegiatan “Ngopi Santai” bersama pelaku UMKM di Ikon Jelawat, Kota Sampit.
“Seperti yang sebelumnya kami sampaikan bahwa kami mencoba satu kegiatan baru, yaitu ngopi bareng bersama UMKM dan pelaku usaha di Kotim, sekaligus memperkenalkan Ikon Jelawat di Kota Sampit,” kata Pelaksana Tugas (Plt)Kepala DKUKMPP Kotim Muslih di Sampit, Minggu.
Muslih menjelaskan, kegiatan ini menjadi upaya menghadirkan ruang interaksi antara pelaku usaha, masyarakat, sekaligus memperkenalkan ikon daerah.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pihaknya dalam mengembangkan sektor UMKM dan perdagangan daerah, sekaligus meramaikan kawasan wisata Ikon Jelawat yang menjadi bagian dari tanggungjawab dinas tersebut.
Program ini direncanakan rutin digelar setiap malam Minggu sebagai alternatif hiburan bagi masyarakat. Pelaksanaan kegiatan saat ini sudah memasuki minggu kedua.
Pekan pertama digelar di Swalayan UMKM, sedangkan selanjutnya difokuskan di kawasan Ikon Jelawat. Ke depan, lokasi tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas malam akhir pekan di Sampit.
“Harapan kami tentu banyak pengunjung yang datang, sehingga bisa membantu para pelaku UMKM di sekitar sini. Untuk awal memang belum banyak UMKM yang dilibatkan, karena kami ingin melihat dulu antusiasme masyarakat,” lanjutnya.
Pria yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Kotim ini juga mengajak masyarakat untuk mempromosikan kegiatan tersebut agar diketahui secara luas.
Dengan begitu, ketika ada pendatang dari luar dari yang berkunjung ke Kota Sampit pada akhir pekan akan tau acara hiburan, sehingga diharapkan tingkat kunjungan ke kawasan wisata itu meningkat dan para pelaku UMKM di sekitarnya pun mendapat manfaatnya.
Pihaknya juga berharap dukungan dari organisasi perangkat daerah (OPD) lain, terutama yang berkaitan dengan sektor pariwisata. Hal ini penting karena kegiatan tersebut turut menghadirkan hiburan live music dari band lokal.
Baca juga: Musda V PTGMI Kalteng diharap hasilkan program strategis tingkatkan kesehatan masyarakat
“Harapan kami kegiatan ini bisa didukung OPD lain seperti Disbudpar, karena ada kaitannya dengan live music. Jadi nantinya kalau orang datang ke Sampit di akhir pekan, mereka tahu ada hiburan di Ikon Jelawat,” jelasnya.
Tujuan pihaknya menghadirkan live music tidak hanya menarik pengunjung, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap pegiat seni musik lokal di Kotim, sehingga tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga pada pengembangan kreativitas daerah.
Muslih optimistis, jika kegiatan ini berjalan konsisten dan semakin dikenal masyarakat, maka jumlah UMKM yang terlibat akan terus bertambah. Dampaknya, peningkatan pendapatan pelaku usaha hingga kontribusi terhadap pendapatan daerah juga dapat terwujud.
“Target pertama kami UMKM terbantu. Kalau nanti ini sudah dikenal luas dan menjadi kebiasaan, maka dampaknya juga bisa meningkatkan retribusi daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, program ini masih dalam tahap uji coba atau “test drive” selama satu bulan ke depan untuk melihat respons masyarakat. Evaluasi akan dilakukan, termasuk mengatasi kendala seperti faktor cuaca karena lokasi kegiatan berada di ruang terbuka.
“Kalau saya maunya kegiatan ini berkelanjutan, tapi kita lihat dulu situasinya. Kami juga berharap dukungan masyarakat agar kegiatan ini bisa viral, sehingga semakin banyak yang tahu ada alternatif hiburan di Kotim,” pungkasnya.
Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat yang hadir sebagai pengunjung di kawasan Ikon Jelawat. Sejumlah warga menilai, program ini menjadi alternatif hiburan baru yang menarik dan memberikan suasana berbeda di malam akhir pekan di Sampit.
Salah satu pengunjung, Rian, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberi ruang berkumpul bersama keluarga dan teman.
“Bagus sekali, sekarang kalau malam minggu ada tempat santai sambil dengar musik dan jalan-jalan. Harapannya kegiatan seperti ini terus ada,” demikian Rian.
Baca juga: Legislator Kotim soroti potensi dampak kenaikan BBM
Baca juga: Dishub Kotim gerak cepat benahi kabel traffic light tersenggol truk
Baca juga: Polres Kotim pastikan kesiapsiagaan personel dan perlengkapan menghadapi karhutla
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
