Logo Header Antaranews Kalteng

Pemprov Kalteng perkuat pengendalian inflasi, awasi ketersediaan BBM

Senin, 20 April 2026 13:59 WIB
Image Print
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi tahun 2026 secara virtual dari Palangka Raya, Senin (20/4/2026). (ANTARA/HO-Diskominfosantik Kalteng)

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui berbagai program strategis, sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjelang sejumlah hari besar keagamaan.

Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko di Palangka Raya, Senin, mengatakan langkah pengendalian inflasi dilakukan sesuai arahan gubernur, antara lain dengan mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM), pasar murah, serta penyaluran bantuan pangan pemerintah kepada masyarakat.

“Langkah yang kami lakukan sesuai arahan Bapak Gubernur, di antaranya mengintensifkan Gerakan Pangan Murah, pasar murah, serta penyaluran bantuan pangan pemerintah kepada masyarakat,” kata Yuas Elko usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026.

Ia menegaskan upaya tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Mei yang terdapat sejumlah hari besar keagamaan.

Baca juga: Tertibkan distribusi BBM, Gubernur Kalteng bentuk tim hingga siapkan hadiah

Selain langkah jangka pendek, Pemprov Kalimantan Tengah juga menyiapkan strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, di antaranya melalui penyediaan sarana pendukung seperti pabrik pakan ternak dan pengembangan unit pengolahan hasil pertanian, termasuk rice milling unit.

Di sisi lain, pemerintah provinsi juga meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM guna mengantisipasi antrean di lapangan.

Yuas menjelaskan pengawasan dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, sebagai bagian dari upaya memastikan distribusi BBM berjalan lancar.

“Sesuai arahan Gubernur, kami melibatkan tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan untuk membantu pengawasan distribusi BBM,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan stok BBM tetap aman dalam beberapa bulan ke depan.

“Kami harapkan distribusi dari pusat ke daerah berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” katanya.

Baca juga: Gubernur Kalteng dan Kalsel bertemu di Palangka Raya, sinergi pacu pembangunan

Baca juga: Wagub Kalteng tegaskan pemprov gerak cepat tindaklanjuti perihal tambang rakyat

Baca juga: Hari Jadi Kalteng, Pemprov siapkan kegiatan bermanfaat bagi masyarakat



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026