Logo Header Antaranews Kalteng

Dinkes Murung Raya komitmen atasi masalah sanitasi dan akses air bersih

Senin, 20 April 2026 16:07 WIB
Image Print
Pelatihan Study EHRA tahun 2026 yang dilaksanakan  di GPU Tira Tangka Balang di Puruk Cahu, Senin (20/4/2026). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Puruk Cahu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan Pelatihan Study Environmental Health Risk Assessment (EHRA) tahun 2026.

Asisten I Setda Murung Raya Rahmat Tambunan di Puruk Cahu, Senin mewakili Bupati saat membuka kegiatan menegaskan pelatihan EHRA memiliki peran penting sebagai dasar perencanaan pembangunan di bidang kesehatan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini diharap dapat diperoleh data akurat terkait kondisi kesehatan lingkungan, sehingga menjadi dasar dalam menyusun program yang efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Rahmat menyampaikan hasil pelaksanaan EHRA diharap menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan dan program tepat sasaran guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Rahmat juga mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius agar mampu memahami metode dan teknik pelaksanaan EHRA, sehingga mampu mengimplementasikan di lapangan.

“Pemerintah daerah meyakini pentingnya sinergi dari seluruh pihak dalam mendukung program kesehatan lingkungan dan hasil dari studi EHRA yang nanti diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan sanitasi yang lebih tepat sasaran,” jelas Rahmat.

Baca juga: Pemkab Mura tekankan penanganan stunting secara terarah dan terintegrasi

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh kecamatan serta 17 puskesmas yang ada di Murung Raya dengan total peserta mencapai 256 orang.

“Pelatihan EHRA menjadi langkah strategis dalam mengidentifikasi dan memetakan risiko kesehatan lingkungan secara komprehensif,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Murung Raya Cory Nika.

Menurut Cory, pelatihan merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mengidentifikasi serta menganalisis risiko kesehatan lingkungan di masyarakat, khususnya terkait sanitasi, akses air bersih, dan perilaku hidup sehat.

Cory juga menyampaikan pelatihan itu juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Murung Raya dalam mendukung program nasional di bidang kesehatan lingkungan, khususnya dalam pengendalian faktor risiko yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat

Baca juga: Panja LKPJ DPRD Murung Raya serap strategi pembangunan di DPRD Surabaya

Baca juga: Kejar potensi PAD, Pemkab Murung Raya dirikan Perusda

Baca juga: Wakapolda Kalteng periksa kesiapan penanggulangan bencana di Murung Raya



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026