Logo Header Antaranews Kalteng

Lokakarya sertifikasi Google untuk guru, Disdik pacu transformasi digital

Senin, 20 April 2026 16:28 WIB
Image Print
Plt Kepala sdik Kota Palangka Raya Jayani berfoto bersama peserta  workshop intensif persiapan pendidik bersertifikat Google yang dilaksanakan di Palangka Raya, Rabu (15/4/2026). ANTARA/HO-Disdik Kota Palangka Raya 

Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Palangka Raya, Kalimantan Tengah terus mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan dengan menggelar lokakarya atau workshop intensif persiapan pendidik bersertifikat Google menyasar ratusan guru lintas jenjang.

"Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerataan kualitas pendidikan berbasis teknologi, agar tidak hanya terpusat di sekolah percontohan, tetapi dapat dirasakan seluruh satuan pendidikan di kota tersebut," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Palangka Raya Jayani, Senin.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 15 April 2026 tersebut diikuti sebanyak 240 guru dari tingkat TK, SD dan SMP berasal dari berbagai sekolah di luar lima sekolah rujukan Google di Palangka Raya.

Dia menegaskan, peningkatan kompetensi digital guru harus diimbangi dengan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian sekolah.

“Kami juga mengingatkan peserta didik memperbanyak belajar menjelang ujian sekolah dan tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri, sehingga mereka tetap dapat mengikuti ujian dengan baik,” terangnya.

Baca juga: Disdik Palangka Raya ingatkan siswa perbanyak belajar jelang ujian sekolah

Jayani juga menyampaikan penguasaan platform Google for Education kini menjadi kebutuhan mendasar di era digital. Jika sebelumnya penguatan difokuskan pada sekolah rujukan sebagai proyek percontohan, kini perlu diperluas ke sekolah lain.

“Kami ingin memastikan tidak ada kesenjangan kompetensi digital antar guru. Sertifikasi Google ini bukan sekadar gelar, tetapi bukti guru mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif, kolaboratif dan efisien,” jelasnya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi meskipun tidak berasal dari sekolah rujukan. Para guru memandang workshop ini sebagai peluang meningkatkan profesionalisme hingga ke level internasional.

Melalui kegiatan ini, Disdik Palangka Raya berharap jumlah guru bersertifikat internasional dapat meningkat signifikan pada 2026, sekaligus memperkuat implementasi pembelajaran berbasis teknologi di seluruh sekolah.

Baca juga: Mahasiswa UPR utamakan integritas dan kapasitas akademik dalam pemilihan rektor

Baca juga: DPRD Kalteng minta pelapor penimbunan BBM dijamin keamanannya

Baca juga: DPRD minta Pemkot Palangka Raya antisipasi dampak kenaikan BBM



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026