
Wabup Kapuas dorong sinkronisasi data BPS dan Bulog untuk kendalikan inflasi

Kuala Kapuas (ANTARA) - Wakil Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Dodo menginstruksikan kepada perangkat daerah terkait bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat menyelaraskan data, agar kebijakan yang diambil kedepannya lebih tepat sasaran.
"Kami ingin ke depan pemerintah daerah bisa bersinergi dengan Bulog dan BPS, agar ada satu bahasa dalam data," kata Dodo di Kuala Kapuas, Senin.
Hal itu disampaikannya, saat mengikuti rapat koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam program 3 juta rumah, serta sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal secara virtual, yang dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri, di Ruang Rapat Kantor Bupati Kapuas.
Dalam rakor tersebut, dipaparkan fluktuasi harga komoditas secara nasional, di mana untuk wilayah Kalteng, terpantau beberapa komoditas mengalami perubahan harga yang memerlukan perhatian serius seperti cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah.
Wabup Kapuas ini pun menekankan pentingnya akurasi data dan sinergi antar lembaga dalam menjaga stabilitas ekonomi di daerah. Sebagai langkah nyata, pemerintah daerah menjadwalkan survei bersama ke pasar-pasar untuk memastikan kondisi riil di lapangan.
"Terkait pasokan pangan, publikasi informasi mengenai stok dan pemasarannya sangat penting dilakukan agar Kabupaten Kapuas sebagai lumbung pangan tidak hanya mencukupi kebutuhan internal, tetapi juga mampu menjual komoditasnya ke daerah lain," tandas Dodo.
Sementara itu, Sekda Kapuas Usis I Sangkai menginstruksikan kepada perangkat daerah teknis untuk tidak hanya melakukan pendataan, tetapi juga memberikan solusi intervensi yang nyata. Ia mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi fenomena El Nino yang berpotensi menghambat produksi pertanian.
"Saya menggerakkan emangat para kepala perangkat daerah beserta jajarannya untuk bergerak," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Kapuas dukung PPI sebagai mitra pembinaan generasi muda
Dia juga berharap data dari BPS ini bisa terkoreksi dengan adanya intervensi dari pemerintah daerah, sehingga fluktuasi harga tidak melonjak naik.
"Dinas terkait harus memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya petani, melalui upaya-upaya konkret agar hasil produksi tetap terjaga," tegas Usis.
Selain pengendalian inflasi, pertemuan tersebut juga membahas kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional pembangunan 3 juta rumah serta percepatan sertifikasi jaminan produk halal bagi pelaku usaha di daerah.
Melalui koordinasi ini, Pemkab Kapuas berkomitmen untuk terus mawas diri dan proaktif dalam menjaga ketahanan pangan serta mendukung program pemerintah pusat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kabupaten setempat.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala BPS Kabupaten Kapuas Ahmad Nasrullah, perwakilan Bulog, serta sejumlah perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Kapuas.
Baca juga: Bupati Kapuas apresiasi kontribusi investor bantu bangun jembatan di Lawang Kamah
Baca juga: Ribuan warga Kapuas hadiri tablig akbar Ustadz Das'ad Latif
Baca juga: DPRD dukung Bupati Kapuas Trail Adventure pacu pengembangan wisata dan UMKM
Baca juga: Ratusan 'rider' ramaikan Bupati Kapuas Trail Adventure
Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
