
Pemkot Palangka Raya dorong penguatan SDM dan digitalisasi koperasi

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta percepatan digitalisasi dalam pengelolaan koperasi guna meningkatkan daya saing dan profesionalisme lembaga ekonomi kerakyatan tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Samsul Rizal di Palangka Raya, Senin menyampaikan, keberhasilan koperasi sangat ditentukan oleh kapasitas pengurus yang tidak hanya memahami administrasi, tetapi juga mampu membaca peluang usaha dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
"Peningkatan kompetensi puluhan pengurus koperasi ini menjadi fokus utama dalam pengembangan koperasi di daerah," katanya.
Dia menerangkan, para pengurus dibekali pemahaman terkait standarisasi laporan keuangan, tertib administrasi, hingga penyusunan rencana bisnis yang terarah dan berkelanjutan. Selain itu, penguatan manajemen pemasaran serta tata kelola usaha simpan pinjam juga menjadi aspek penting agar koperasi mampu tumbuh sebagai lembaga yang profesional dan kompetitif.
Samsul menambahkan, transformasi digital merupakan langkah strategis yang harus segera diimplementasikan oleh seluruh pengurus koperasi. Melalui sistem pelaporan berbasis digital, transparansi dan akuntabilitas dapat ditingkatkan, sekaligus mempermudah proses pengawasan dan pelayanan kepada anggota koperasi.
Baca juga: Pemkot Palangka Raya perkuat layanan aduan masyarakat secara digital
Ia menjelaskan, modernisasi sistem tersebut juga akan mendorong efisiensi kerja serta memangkas birokrasi internal yang selama ini dinilai masih kaku. Meski demikian, penguatan kemampuan teknis harus diimbangi dengan pembentukan karakter pengurus yang berintegritas, terutama dalam menerapkan etika bisnis dan nilai kejujuran dalam pengelolaan dana anggota.
Sejalan dengan upaya tersebut, transformasi menuju digitalisasi koperasi menjadi langkah mendesak yang harus segera diadopsi. Pemerintah mendorong pengurus untuk mulai beralih ke sistem pelaporan berbasis digital demi menjamin transparansi, memudahkan pengawasan, serta mempercepat pelayanan kepada seluruh anggota.
Langkah modernisasi ini nantinya akan memangkas birokrasi internal yang kaku dan menciptakan sistem kerja yang lebih efisien. Penguasaan teknis dan digital juga harus dibarengi dengan penguatan mentalitas pengurus sebagai fondasi organisasi seperti etika bisnis dan nilai kejujuran yang mulai ditanam sejak dini.
“Penanaman nilai-nilai kejujuran dan etika bisnis yang sehat menjadi hal yang harus diperhatikan dalam mengelola dana masyarakat. Integritas inilah yang nantinya akan menjaga kepercayaan anggota dan memastikan koperasi tetap berjalan di jalur yang benar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan koperasi secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mampu menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat struktur ekonomi kerakyatan di wilayah setempat.
Baca juga: Lokakarya sertifikasi Google untuk guru, Disdik pacu transformasi digital
Baca juga: Disdik Palangka Raya ingatkan siswa perbanyak belajar jelang ujian sekolah
Baca juga: DPRD minta Pemkot Palangka Raya antisipasi dampak kenaikan BBM
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
