
Hari Kartini, BPBD Kotim bagikan sayuran dan imbau waspada bencana

Sampit (ANTARA) - Cara berbeda dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dalam memperingati Hari Kartini yakni dengan membagikan sayuran kepada, seraya menyerukan waspada terhadap potensi bencana.
"Kami ingin momen peringatan Hari Kartini juga memberi makna mendalam bagi masyarakat. Makanya kami turun membagikan sayur, sekaligus mengajak masyarakat selalu waspada terhadap potensi berbagai bencana," kata Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur, Multazam di Sampit, Selasa.
Kegiatan ini dilaksanakan pegawai BPBD Kotawaringin Timur bersama Dharma Wanita Persatuan BPBD setempat. Mereka kompak turun ke jalan membagikan sayur kepada pengendara yang melintas di Jalan AIS Nasution Sampit.
Ketua DWP BPBD Kotawaringin Timur Ir Rina Poerwinarjani juga turut membagikan sayur yang mereka beli dan petik sendiri dari kebun petani setempat. Sesuai momen Hari Kartini, maka sasaran kegiatan ini khususnya menyasar para kaum hawa.
Kegiatan yang diberi nama Perempuan Tangguh Berbagi Kasih ini juga diisi sosialisasi bencana. Selebaran atau leaflet berisi informasi terkait bahaya, pencegahan dan penanganan bencana.
Baca juga: DPRD minta Pemkot Palangka Raya perluas pasar murah dan pengawasan BBM
Seperti diketahui, Kotawaringin Timur termasuk salah satu daerah yang sangat rawan bencana. Saat musim hujan daerah ini rawan bencana banjir dan angin kencang, sedangkan saat kemarau rawan bencana kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, krisis air bersih dan lainnya.
Untuk itulah penting bagi BPBD Kotawaringin Timur terus mengedukasi masyarakat agar kewaspadaan bersama terus meningkat. Harapannya, nasyarakat mengetahui dan bisa bertindak cepat ketika terjadi bencana sehingga korban jiwa bisa dicegah.
Terlebih saat ini Kotawaringin Timur bersiap menghadapi ancaman kekeringan panjang saat kemarau tiba. Selain upaya antisipasi oleh pemerintah, kewaspadaan masyarakat juga diperlukan agar semua bisa menghadapi ancaman bencana ini dengan baik.
Sosialisasi pun terus dilakukan secara masif untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa antisipasi bencana sangat penting. Momen peringatan Hari Kartini ini pun dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya mengantisipasi bencana.
"Kegiatan ini memberi makna yang cukup dalam bagi kami BPBD. Dalam situasi darurat bencana karhutla dan kekeringan, harus tetap semangat. Hari Kartini menjadi momentum para perempuan tangguh untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat," demikian Multazam.
Baca juga: Pelajar Kotim raih juara pertama Duta Baca Pelajar Kalteng 2025
Baca juga: Drainase tersumbat sebabkan Pasar Parenggean terendam
Baca juga: 7.775 Pelajar SD di Kotim ikuti tes kemampuan akademik
Pewarta : Norjani
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
