Logo Header Antaranews Kalteng

Tinjau Bulog, Gubernur pastikan ketersediaan pangan Kalteng aman

Selasa, 21 April 2026 18:35 WIB
Image Print
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran didampingi Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng Erwin Budiana meninjau gudang Bulog di Palangka Raya, Selasa (21/4/2026). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran memastikan ketersediaan pangan di wilayah setempat dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat bahkan diproyeksikan hingga akhir tahun.

"Kami salah satunya telah berkoordinasi dengan Bulog, dan melihat langsung ketersediaan pangan untuk Kalimantan Tengah aman," katanya di Palangka Raya, Selasa.

Gubernur menyebut langkah ini di antaranya menyikapi kondisi sebagian bahan bakar minyak (BBM) non subsidi yang mengalami penyesuaian harga ataupun kenaikan.

Adapun kenaikan harga sebagian BBM tersebut seperti Pertamax Turbo dari Rp13.350 per liter menjadi Rp19.850 per liter, Pertamina Dex dari Rp14.800 per liter menjadi Rp24.450 per liter, hingga Dexlite dari Rp14.500 per liter menjadi Rp24.150 per liter.

"Implikasi dari itu (kenaikan harga BBM), biasanya terjadi kenaikan harga pangan. Makanya kami ke sini salah satunya berkoordinasi bersama Bulog. Kami ingin memastikan stok pangan itu ada dulu, beras, minyak goreng dan lainnya," jelasnya.

Baca juga: Kalimantan Tengah perkuat pengawasan distribusi BBM hingga elpiji

Kemudian untuk pengendalian harga pangan, pihaknya bersiap menyelenggarakan intervensi pasar melalui berbagai program dan kegiatan, seperti pasar penyeimbang ataupun gerakan pasar murah.

"Supaya harga pangan terkendali, kami mengadakan pasar penyeimbang yang dalam waktu dekat ini kami susun. Supaya harga pangan ini tetap stabil," ucapnya.

Lebih lanjut Agustiar menyampaikan juga ada program bantuan presiden maupun program dari pemerintah provinsi yakni Kartu Huma Betang Sejahtera yang turut membantu memenuhi sebagian kebutuhan masyarakat.

Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng Erwin Budiana menegaskan untuk ketersediaan pangan provinsi setempat dalam kondisi sangat aman.

"Beras kami memiliki 18 ribu ton lebih, sampai akhir tahun sangat aman. Kemudian minyak goreng masih ada satu juta liter," ucapnya.

Baca juga: Pemprov Kalteng perkuat pengendalian inflasi, awasi ketersediaan BBM

Baca juga: Tertibkan distribusi BBM, Gubernur Kalteng bentuk tim hingga siapkan hadiah

Baca juga: Gubernur Kalteng dan Kalsel bertemu di Palangka Raya, sinergi pacu pembangunan



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026