Logo Header Antaranews Kalteng

Bulog Kotawaringin Barat: Stok bapok aman

Rabu, 22 April 2026 16:27 WIB
Image Print
Stok minyak goreng di Kantor Perum Bulog Cabang Kobar, Pangkalan Bun, Rabu (22/4/2026). (ANTARA/Safitri RA)

Pangkalan Bun (ANTARA) - Perum Bulog Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah memastikan stok bahan pokok (bapok) atau pangan strategis di wilayah setempat terpantau aman untuk enam bulan ke depan.

"Stok bahan pokok di gudang kita saat ini untuk beras 1.300 ton, gula 61 ton, serta minyak goreng 177 ton, jumlah tersebut dipastikan aman untuk enam bulan ke depan," kata Kepala Bulog Cabang Kobar Ricky Bagus di Pangkalan Bun, Rabu.

Meski di tengah isu global serta kondisi harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik saat ini, namun untuk harga komoditi bahan pokok di Bulog tetap stabil, tidak ada kenaikan harga.

"Untuk harga beras di Bulog saat ini Beras Premium Rp15.400 per kilogram, Beras SPHP Rp13.100 per kilogram dan minyak goreng Rp15.700 perliter," sebutnya.

Baca juga: Wabup Kobar minta Korpri lebih aktif dan progresif dukung program pemerintah

Ricky mengungkapkan, ada peningkatan permintaan dari masyarakat terhadap bahan pokok minyak goreng dan gula.

"Hal tersebut karena di pasar itu sudah mulai naik, namun sebenarnya harga naik itu dipengaruhi harga plastik naik, tetapi dari kita harga dua komoditi ini tetap stabil, jadi masyarakat tidak perlu khawatir" jelasnya.

Bulog juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik terhadap stok serta harga bapok di Kobar. Menurutnya, apabila sampai terjadi kepanikan, justru itu yang dapat memicu kenaikan harga.

"Karena panik itu kan, masyarakat berlomba-lomba untuk membeli barang, sehingga apabila tidak ada barang, permintaan banyak, jadi otomatis harga menjadi naik," tuturnya.

Baca juga: Bupati ajak perempuan di Kobar terus berkontribusi nyata bagi pembangunan

Selain itu, untuk memperkuat kemandirian pangan di daerah, Bulog bersama Pemkab Kobar bekerja sama melalui Program Gerakan Pangan Murah (GPM).

"Kami berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kobar, jadi setiap ada permintaan GPM kami selalu siap dimana pun diminta," jelasnya.

Ricky menambahkan, dalam pelaksanaan penyaluran bantuan pangan, pihaknya tidak hanya dilakukan di Kobar saja.

"Tetapi juga untuk di Lamandau dan Sukamara dengan rincian per alokasi sebanyak 240 ton di antaranya Kobar 162 ton, Lamandau 44 ton dan Sukamara 33 ton," demikian Ricky Bagus.

Baca juga: Bupati Lamandau harap mahasiswa kembali dan berkontribusi membangun daerah

Baca juga: Kobar jaring atlet muda berbakat melalui ajang Popkab 2026



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026