
Pengangguran turun, Pemkab Sukamara siapkan program 'Pakar Ciptakarya' 2026

Sukamara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, terus memperkuat upaya penanganan ketenagakerjaan di tengah berbagai tantangan klasik yang masih dihadapi daerah setempat.
Bupati Sukamara, Masduki di Sukamara, Rabu, mengatakan persoalan rendahnya tingkat pendidikan, terbatasnya lapangan kerja serta dominasi sektor informal, masih menjadi faktor utama yang memengaruhi kondisi ketenagakerjaan.
Selain itu, ketimpangan antara jumlah pencari kerja dan ketersediaan lowongan juga menjadi kendala yang belum sepenuhnya teratasi.
"Jumlah pencari kerja masih lebih besar dibandingkan lowongan yang tersedia. Ini menjadi tantangan yang terus kami carikan solusinya," beber dia.
Meski demikian, lanjut dia, Pemkab Sukamara telah dan terus menjalankan sejumlah program unggulan untuk menekan angka pengangguran. Program itu mencakup perencanaan tenaga kerja, pelatihan berbasis kompetensi, penempatan tenaga kerja, hingga pemberdayaan UMKM dan promosi ekspor daerah.
Adapun upaya menciptakan lapangan kerja mandiri juga dilakukan melalui program pelatihan kerja dan kewirausahaan. Salah satu langkah konkret adalah pemberdayaan 40 pemuda melalui pengembangan kapasitas kewirausahaan agar mampu membuka usaha secara mandiri.
Hasilnya, tren ketenagakerjaan di Sukamara menunjukkan perbaikan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat turun dari 4,95 persen pada 2024 menjadi 4,47 persen pada 2025. Jumlah penganggur pun menurun dari 1.770 orang menjadi 1.638 orang. Sementara itu, jumlah penduduk bekerja meningkat dari 33.957 orang menjadi 35.021 orang.
"Penurunan ini sejalan dengan turunnya angka kemiskinan dari 4,14 persen pada 2024 menjadi 4,02 persen pada 2025," jelas Masduki.
Baca juga: Pemkab Sukamara prioritaskan akses lintas provinsi dan infrastruktur dasar
Untuk memperkuat capaian tersebut, pemerintah daerah terus menggencarkan berbagai langkah konkret seperti penyelenggaraan bursa kerja daerah (job fair), program padat karya, pengembangan sistem informasi pasar kerja, serta pelatihan berbasis kompetensi.
Pemkab juga menjalin kerja sama strategis melalui program pemagangan, pelatihan bagi pelaku usaha, hingga pemberdayaan warga binaan sebagai bagian dari upaya reintegrasi sosial dan ekonomi.
Sebagai inovasi terbaru, Pemkab Sukamara berencana meluncurkan program 'Pakar Ciptakarya' (Padat Karya Menciptakan Lapangan Kerja) pada 2026. Program ini difokuskan untuk memperluas penyerapan tenaga kerja, khususnya bagi masyarakat penganggur dan setengah penganggur.
"Dengan berbagai langkah tersebut, kami optimis mampu terus menekan angka pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan," demikian Masduki.
Baca juga: Bupati Sukamara terbitkan SE penerapan skema WFH dan WFO kepada ASN
Baca juga: Bupati Sukamara targetkan Koperasi Merah Putih rampung Juli 2026
Baca juga: Komitmen tekan pengangguran, Sukamara masuk 70 daerah terpilih penilaian nasional
Pewarta : Donefrid Lalang
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
