Logo Header Antaranews Kalteng

Cakupan MBG masih terbatas, Delapan dapur baru di Sukamara segera hadir

Rabu, 22 April 2026 18:01 WIB
Image Print
Salah satu sekolah menerima porsi MBG dari SPPG Kemala Bhayangkara-1 Polres Sukamara. ANTARA/HO.

Sukamara (ANTARA) - Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, Eduard Elifinus Gulo mengakui pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah setempat masih dilakukan secara bertahap.

Hal itu yang mendasari keterbatasan jumlah dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi salah satu faktor belum meratanya penerima manfaat di seluruh sekolah di kabupaten ini.

"Saat ini pendistribusian MBG masih menyasar sebagian sekolah dari jenjang KB, TK, SD hingga SMA dan SMK di Sukamara," ujarnya.

Dia menyebut, pada tahap awal pendistribusian dilakukan sebanyak sekitar 1.150 porsi per hari. Setelah dua minggu berjalan, jumlah tersebut ditingkatkan guna menambah jumlah siswa penerima manfaat.

Penambahan porsi dilakukan menyesuaikan data dari Dinas Kesehatan terkait penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yang saat ini masih dalam proses.

"Kami naikkan lagi jumlah penerima manfaatnya menyesuaikan dengan data dari Dinkes yang mengeluarkan SLHS," kata Eduard.

Dia pun memastikan menu makanan yang diberikan kepada siswa telah memenuhi standar gizi dan mengikuti petunjuk teknis (juknis) dari Badan Gizi Nasional (BGN). Setiap menu yang disiapkan juga diperiksa oleh ahli gizi sebelum didistribusikan.

"Menu setiap hari berubah-ubah sesuai standar gizi. Semua sudah sesuai juknis dari BGN dan diperiksa ahli gizi sebelum didistribusikan," katanya.

Meski program terus berjalan, Eduard mengakui saat ini baru satu dapur SPPG yang beroperasi di Sukamara, yakni milik Polres Sukamara. Kondisi ini membuat cakupan MBG belum bisa menjangkau seluruh sekolah.

"Kami masih terbatas untuk kuota dapur atau SPPG. Saat ini yang sudah operasional baru satu," ungkapnya.

Baca juga: Pengangguran turun, Pemkab Sukamara siapkan program 'Pakar Ciptakarya' 2026

Untuk memperluas jangkauan program, saat ini tengah dibangun delapan dapur SPPG di beberapa kecamatan, yakni dua dapur di Kecamatan Balai Riam, satu dapur di Kecamatan Permata Kecubung, serta lima dapur di Kecamatan Sukamara.

Ia berharap pembangunan dapur-dapur tersebut dapat segera rampung sehingga seluruh sekolah yang belum menerima manfaat bisa segera terlayani.

"Harapan kami, dengan tambahan dapur yang sedang dibangun ini, program MBG bisa dirasakan merata oleh seluruh penerima manfaat di Kabupaten Sukamara," demikian Eduard.

Baca juga: Pemkab Sukamara prioritaskan akses lintas provinsi dan infrastruktur dasar

Baca juga: Bupati Sukamara terbitkan SE penerapan skema WFH dan WFO kepada ASN

Baca juga: Bupati Sukamara targetkan Koperasi Merah Putih rampung Juli 2026



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026