Logo Header Antaranews Kalteng

Poktan Manawau Makmur Gumas sukses panen perdana bawang merah

Rabu, 29 April 2026 15:49 WIB
Image Print
PPL Nomeri bersama petani Poktan Manawau Makmur dan lainnya saat panen bawang merah di Desa Tanjung Riu, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gumas, Selasa (28/4/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Kuala Kurun (ANTARA) - Kelompok Tani (Poktan) Manawau Makmur di Desa Tanjung Riu, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, sukses melaksanakan panen perdana bawang merah.

Bupati Gumas Jaya S Monong melalui Kepala Dinas Pertanian Aryantoni saat di Kuala Kurun, Rabu, mengatakan panen dilakukan pada 28 April 2026 setelah masa tanam sejak 20 Februari 2026.

“Budi daya bawang merah dilakukan di lahan berukuran 10 x 7 meter, dengan hasil panen mencapai sekitar 50 kilogram bawang merah dalam kondisi basah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, budi daya yang dilakukan Poktan Manawau Makmur masih tahap percobaan dengan perlakuan terbatas, seperti belum dilakukan pengapuran lahan dan penggunaan pupuk kandang yang masih minim.

Kendati demikian, tuturnya, hasil yang diperoleh dinilai sudah cukup baik. Hal ini menjadi indikator awal komoditas bawang merah berpotensi untuk dikembangkan di wilayah setempat.

Baca juga: Gunung Mas kirim enam calon Paskibraka ke seleksi provinsi

Produksi bawang merah diharapkan dapat meningkat, seiring dengan perbaikan teknik budi daya, termasuk penerapan perlakuan lahan yang lebih optimal serta penambahan luas area tanam.

Selain itu, dukungan dari Dinas Pertanian bersama Petugas Penyuluh Lapangan akan terus dilakukan, baik dari sisi pendampingan teknis maupun penguatan kapasitas petani.

Lebih lanjut, hasil panen bawang merah Poktan Manawau Makmur telah dipasarkan kepada masyarakat di Kecamatan Kurun dan sekitarnya, dengan harga Rp30 ribu per kilogram dalam kondisi basah.

Dinas Pertanian Gumas bersama Petugas Penyuluh Lapangan juga ikut membantu memasarkan bawang merah tadi kepada masyarakat luas, yang dilakukan secara dalam jaringan melalui berbagai media sosial.

“Seluruh hasil panen sudah habis terjual. Ini menunjukkan budi daya dan pemasaran bawang merah di daerah kita masih sangat potensial,” ujar Aryantoni.

Baca juga: Bupati Gunung Mas lantik dua pejabat dan puluhan kepala sekolah

Baca juga: Suasana haru iringi pemakaman mantan Ketua PAN Gumas

Baca juga: PDIP Gumas mulai galang kekuatan hadapi Pemilu 2029



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026