
FK UMPR selenggarakan workshop implementasi assessment dalam PBL

Palangka Raya (ANTARA) - Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (FK UMPR) menyelenggarakan Workshop Implementasi Assessment dalam Problem-Based Learning (PBL): SOOCA dan Mini-SOOCA selama dua hari dengan format yang memadukan pembelajaran daring dan luring.
Dekan Fakultas Kedokteran UMPR, dr Ummu Kalzum Malik MMedEd SpPA di Palangka Raya, Kamis menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di lingkungan FK UMPR.
“Melalui workshop ini, diharapkan para dosen dapat semakin optimal dalam merancang dan menerapkan sistem asesmen yang terstruktur dan objektif, sehingga mampu mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa secara maksimal,” ujarnya.
Pelaksanaan workshop ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan kedokteran, khususnya dalam aspek evaluasi pembelajaran yang lebih inovatif dan berbasis kompetensi.
"FK UMPR pun berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan akademik yang mendukung pengembangan profesionalisme dosen serta peningkatan kualitas lulusan dokter di masa mendatang," katanya.
Dia menerangkan, workshop pada pertama dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting, dengan pendampingan dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar.
Sementara itu, hari kedua digelar secara hybrid, bertempat di Fakultas Kedokteran Kampus 2 UMPR serta tetap terhubung melalui Zoom.
"Workshop ini diikuti oleh dosen serta calon dosen studi lanjut FK UMPR sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas akademik dalam sistem pembelajaran berbasis kompetensi. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, baik yang hadir secara langsung maupun daring," katanya.
Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai implementasi metode SOOCA (Student Objective Oral Case Analysis) dan Mini-SOOCA sebagai instrumen penilaian dalam pembelajaran berbasis Problem-Based Learning (PBL).
"Sementara materi yang disampaikan meliputi konsep penilaian lisan berbasis kompetensi, penyusunan skenario soal, hingga standardisasi rubrik penilaian guna meningkatkan objektivitas evaluasi pembelajaran," kata Ummu Kalzum.
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
