Logo Header Antaranews Kalteng

Bunda PAUD Kotim apresiasi kontribusi IGTKI dalam dunia pendidikan

Minggu, 10 Mei 2026 04:55 WIB
Image Print
Peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia ke-76 di Taman Kota Sampit, Sabtu (9/5/2026). (ANTARA/Devita Maulina)

Sampit (ANTARA) - Peringatan Hari Ulang Tahun Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) ke-76 yang digelar di Taman Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah menjadi momentum apresiasi terhadap dedikasi para guru TK dalam mendukung pendidikan anak usia dini sebagai pondasi wajib belajar 13 tahun.

“Selama 76 tahun IGTKI telah menunjukkan perjuangan luar biasa, tetap kokoh berdiri dan terus memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kompetensi pendidik TK,” kata Bunda PAUD Kotim Khairiah Halikinnor di Sampit, Sabtu.

Diikuti kurang lebih 600 anak dari berbagai TK/PAUD yang ada di Kotim, kegiatan perayaan HUT IGTKI Kotim ke-76 berlangsung meriah dengan perlombaan dan kegiatan edukatif, yakni lomba mewarnai dan peragaan busana orang tua dan anak.

“Suasana acara yang dipenuhi balon warna-warni mencerminkan dunia anak yang penuh kebahagiaan, semangat, harapan dan kasih sayang,” ucapnya.

Kehadiran para guru TK yang turut aktif dalam berbagai kegiatan juga menunjukkan para pendidik tidak hanya mengajar, tetapi terus berkembang dan menjadi teladan bagi anak-anak.

Baca juga: Pendaratan perdana Airbus A320 di Sampit diundur 12 Juni, tiket mulai dijual

Sementara itu, Ketua IGTKI Kotim Ros Ermawati mengatakan peringatan HUT IGTKI Kotim ke-76 menjadi momentum penting memperkuat semangat pengabdian para guru TK dalam membangun pendidikan anak usia dini berkualitas.

Tema yang diangkat pada perayaan kali ini menjadi pengingat pendidikan taman kanak-kanak, merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan kesiapan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

“Melalui momentum ini, saya mengajak kita semua untuk terus bersemangat dalam mengabdi, terus bergerak bersama melalui IGTKI, melangkah maju mewujudkan pendidikan taman kanak-kanak yang bermutu,” ajaknya.

Ros menegaskan, keberadaan TK saat ini bukan lagi sekadar tahap persiapan menuju sekolah dasar, melainkan sudah menjadi pondasi utama dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun yang dicanangkan pemerintah.

Menurutnya, para guru TK memiliki peran besar dalam membentuk kecerdasan, karakter, hingga kemampuan sosial anak sejak usia dini. Karena itu, ia meminta seluruh pendidik tetap menjaga semangat dan dedikasi dalam mendidik generasi penerus bangsa.

Ros juga menyampaikan terima kasih kepada Bunda PAUD Kotim serta Dinas Pendidikan Kotim yang selama ini terus memberikan dukungan, pembinaan dan pendampingan kepada para guru TK di wilayah tersebut.

“Kami sangat bersyukur karena Bunda PAUD selalu meluangkan waktu hadir di tengah-tengah kami dan anak-anak hebat. Itu menjadi semangat besar bagi kami semua,” demikian Ros.

Baca juga: Dishub Kotim rombak rencana pemasangan PJU Kapten Mulyono

Baca juga: BPBD Kotim kekurangan selang pemadam kebakaran

Baca juga: Lahan pembangunan Yonif TP 923 Mentaya mulai disiapkan



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026