Logo Header Antaranews Kalteng

Polres Barsel berhasil gagalkan pengiriman ratusan BBM bersubsidi ke Bartim

Senin, 11 Mei 2026 14:17 WIB
Image Print
Kapolres Barito Selatan AKBP Jecson R Hutapea saat jumpa pers di Buntok, Senin (11/5). ANTARA/Bayu Ilmiawan.

Buntok (ANTARA) - Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, berhasil menggagalkan pengiriman Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite sebanyak 400 liter ke wilayah Barito Timur.

Kapolres Barito Selatan AKBP Jecson R Hutapea di Buntok, Senin, mengatakan terduga pelaku pengiriman BBM bersubsidi secara ilegal itu Maulidi alias M, yang merupakan warga Desa Bararawa, Kecamatan Pematang Karau, Barito Timur.

"Pelaku berhasil diamankan anggota di Jalan Negara Buntok - Ampah, tepatnya di Desa Mangaris, Kecamatan Dusun Selatan, Barito Selatan," tambahnya.

Dikatakannya, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktifitas pengangkutan BBM subsidi dalam jumlah besar menuju wilayah Barito Timur.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap mobil pick up yang dikendarai terduga pelaku, anggota menemukan 12 jerigen berisi Pertalite dengan total kurang lebih 400 liter.

"Sebanyak 400 liter Pertalite ini dilangsir dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Barito Selatan, dan BBM bersubsidi tersebut hendak dijual terduga pelaku ke wilayah Barito Timur," beber Kapolres.

Mobil Pick Up Grand Max dengan Nomor Polisi KH 8039 KC yang digunakan oleh terduga pelaku mengangkut BBM tersebut ditahan oleh petugas.

Selain itu, pihaknya juga menyita sebanyak 400 liter Pertalite yang diisi penuh di dalam 12 jerigen dengan kapasitas satu jerigennya itu sebanyak 35 liter.

"Kita juga mengamankan kartu kode QR pengisian BBM dari Pertamina dengan Nopol KH 1174 KC," terangnya.

Akibat perbuatannya tersebut, M diancam dengan Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah menjadi UU Nomor 6 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, yakni hukuman pidana selama 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp60 miliar.

Baca juga: DPMD Barsel imbau pemerintah desa efisiensi dan optimalkan anggaran

Pada kesempatan itu, Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Barito Selatan agar tidak melakukan aksi panic buying atau membeli BBM secara berlebihan, dikarenakan fenomena viralnya informasi di media sosial tentang kelangkaan BBM.

"Beli dan gunakan BBM seperlunya dan tetap tenang, dikarenakan stok BBM di wilayah Barito Selatan secara umum masih cukup aman," kata Jecson.

Apabila melihat penyalahgunaan pengangkutan atau penimbunan BBM di wilayah Barito Selatan, agar segera melaporkannya ke Polsek/Polres atau melalui kontak 110.

Baca juga: BPK RI cek ratusan kendaraan dinas Pemkab Barito Selatan

Baca juga: Anggota DPR RI serius kawal keterbatasan listrik di Barito Selatan

Baca juga: Hari Pendidikan Nasional, Diknas Barsel gelar lomba untuk anak-anak



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026