Logo Header Antaranews Kalteng

Tiga peringatan nasional jadi momentum perkuat sinergi pembangunan di Kotim

Senin, 11 Mei 2026 16:15 WIB
Image Print
Wakil Bupati Kotim Irawati fota bersama unsur pimpinan daerah dan FKPD Kotim usai upacara di Sampit, Senin (11/5/2026). ANTARA/Devita Maulina.

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menggelar upacara gabungan untuk memperingati tiga hari besar nasional, yang menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan dan kemajuan daerah.

Peringatan tiga momentum besar ini menjadi pengingat bagi semua bahwa membangun daerah dan memajukan bangsa tidak dapat dilakukan sendiri, kata Wakil Bupati Kotim Irawati di Sampit, Senin.

"Dibutuhkan kerja sama, gotong royong dan sinergi seluruh elemen masyarakat," tambahnya.

Upacara gabungan yang digelar di halaman Kantor Bupati Kotim ini dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Hari Otonomi Daerah dan Hari Kebangkitan Nasional, yang dihadiri ASN di lingkungan Pemkab Kotim dan instansi vertikal.

Irawati selaku pembina upacara menjelaskan, peringatan ini merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangkitkan semangat kebersamaan menghadapi tantangan global dan perubahan zaman.

Tiga momentum nasional tersebut menjadi pengingat bahwa membangun daerah dan memajukan bangsa tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

"Semangat ‘Bangkit Bersama Mewujudkan Indonesia Kuat’ harus menjadi pegangan kita dalam melanjutkan pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur," ujarnya.

Ia menyebutkan, bahwa pemerintah daerah saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari dinamika politik global, perkembangan teknologi, hingga kondisi ekonomi dunia yang terus berubah. Situasi tersebut, menuntut pemerintah menjalankan pembangunan secara lebih efisien, tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan, efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi pelayanan kepada masyarakat, melainkan memastikan setiap program dan kegiatan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.

"Pengaruh kondisi global juga turut dirasakan oleh daerah, termasuk di Kotawaringin Timur. Kenaikan harga, persaingan ekonomi, perubahan iklim, serta perkembangan digital menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus dihadapi dengan bijak," ucapnya.

Oleh sebab itu, diperlukan pemerintahan yang responsif, birokrasi yang melayani, serta masyarakat yang mampu beradaptasi terhadap perubahan.

Ia menilai sektor pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional, Pemkab Kotim disebut terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat literasi digital dan mendorong generasi muda agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi.

"Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di era modern, melainkan harus menjadi bagian dari kemajuan itu sendiri," tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya Hari Otonomi Daerah sebagai pengingat bahwa daerah memiliki kesempatan untuk terus berinovasi, meningkatkan pelayanan publik, serta mengembangkan potensi lokal demi kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus terus diperkuat agar pembangunan berjalan merata, efektif dan tepat sasaran hingga ke seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu, dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Irawati mengajak seluruh pihak meneladani semangat perjuangan para pendahulu bangsa, khususnya organisasi Boedi Oetomo yang berdiri pada 1908.

"Nilai persatuan, kebersamaan dan pengorbanan untuk kepentingan bangsa harus terus kita hidupkan dalam kehidupan saat ini. Semangat tersebut penting untuk meluruskan niat dan meninggalkan ego sektoral demi kemajuan daerah dan bangsa,"lanjut Irawati.

Baca juga: Dinas SDABMBKPRKP Kotim kerahkan tiga ekskavator bersihkan drainase antisipasi banjir

Ia menekankan, kebangkitan bangsa harus dapat dirasakan seluruh masyarakat, baik yang tinggal di perkotaan maupun di wilayah pelosok desa. Pemerintah harus memastikan akses pendidikan, kesehatan, informasi, hingga kesempatan ekonomi dapat dinikmati secara adil oleh seluruh rakyat.

Selain itu, Irawati juga mengajak generasi muda untuk terus berkarya, menjaga persatuan, serta memanfaatkan teknologi secara bijak guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang mampu membuka peluang baru bagi daerah.

Ia pun berharap seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah terus diberikan kekuatan dan perlindungan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

"Melalui peringatan ini, mari kita perkuat komitmen, mempererat kebersamaan dan meningkatkan semangat pengabdian untuk mewujudkan Kotawaringin Timur yang maju, harmonis dan sejahtera menuju Indonesia Emas,"demikian Irawati.

Baca juga: Disdik Kotim pastikan insentif guru PAUD di tengah efisiensi anggaran

Baca juga: KONI Kotim ikuti 32 cabang olahraga di Porprov XIII Kalteng

Baca juga: Bunda PAUD Kotim apresiasi kontribusi IGTKI dalam dunia pendidikan



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026