
Pemkab Gumas gelar GPM di tiga lokasi jaga daya beli masyarakat

Kuala Kurun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di tiga lokasi berbeda pada hari yang sama.
Kepala DPKP Gumas Eigh Manto di Kuala Kurun, Rabu, mengatakan kenaikan harga BBM nonsubsidi meningkatkan biaya logistik dan transportasi dan berimbas pada harga sejumlah komoditas serta melemahkan daya beli masyarakat.
“Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah perlu melakukan intervensi agar kebutuhan pangan tetap terjangkau. Oleh sebab itu pemda menggelar GPM di tiga lokasi berbeda di hari yang sama,” sambungnya.
Adapun tiga lokasi yang dimaksud yakni di Kelurahan Kuala Kurun Kecamatan Kurun, serta Desa Sare Rangan dan Desa Tumbang Pajangei Kecamatan Tewah.
Di Kuala Kurun GPM menghadirkan beras medium SPHP kemasan lima kilogram (kg) sebanyak 50 sak, beras premium Punokawan lima kg 125 sak, beras premium Punokawan 10 kilogram 100 sak, minyak goreng MinyaKita sebanyak kemasan satu liter sebanyak 360 buah, gula pasir, serta ikan patin 100 kg.
Baca juga: Dukcapil Gumas tetap buka layanan di hari libur nasional dan cuti bersama
Sementara di Sare Rangan dan Tumbang Pajangei GPM menghadirkan komoditas beras SPHP kemasan lima kg sebanyak 50 sak, beras Punokawan lima kg 50 sak, beras Punokawan 10 kg 100 sak, MinyaKita kemasan satu liter sebanyak 120 buah, dan gula pasir.
Untuk harga yang dipatok di GPM lebih murah jika dibandingkan harga pasaran. Misalnya saja di GPM Kuala Kurun beras premium Punokawan 10 kg dijual Rp154 ribu per sak, lebih murah dibanding harga di pasaran di mana jenis premium kemasan 10 kg rata-rata Rp180 per sak.
Masih di GPM Kuala Kurun, ikan patin dijual Rp38 ribu per kg, lebih murah jika dibandingkan harga di pasaran di mana ikan patin berkisar antara Rp45 ribu hingga Rp48 ribu per kg. Begitu pula dengan berbagai komoditas lainnya.
“Untuk harga GPM di Sare Rangan dan Tumbang Pajangei secara umum juga lebih murah jika dibandingkan dengan harga pasaran di wilayah Kecamatan Tewah,” demikian Eigh Manto.
Baca juga: Pemkab Gumas pastikan antrean BBM di SPBU mulai terkendali
Baca juga: Program Bapenda MAJA tingkatkan pemahaman pajak pelaku usaha di Gumas
Baca juga: DPRD Gumas minta Pertamina optimalkan keberadaan Pertashop
Pewarta : Chandra
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
