
DPRD Palangka Raya dorong Gerakan Bersih Lingkungan lebih konsisten

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Arif M Norkim mendorong pemerintah kota untuk berkomitmen melaksanakan Gerakan Bersih Lingkungan secara berkelanjutan.
“Persoalan sampah dan drainase ini memang harus menjadi perhatian bersama, karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat, baik terkait banjir maupun kesehatan,” katanya di Palangka Raya, Kamis.
Ia menilai, langkah yang dilakukan warga bersama aparat kelurahan dalam kegiatan kerja bakti menjadi salah satu solusi nyata dalam mengatasi persoalan lingkungan di tingkat bawah.
Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur seperti RT, RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga masyarakat tersebut dinilai mampu mempercepat penanganan masalah kebersihan yang selama ini kerap terjadi di kawasan permukiman.
“Kalau dilakukan secara bersama-sama seperti ini, penanganan sampah dan saluran air tentu bisa lebih cepat dan efektif,” ucapnya.
Arif menilai, kondisi drainase yang tersumbat akibat sampah masih menjadi salah satu pemicu utama terjadinya genangan air di sejumlah titik, terutama saat intensitas hujan meningkat.
Baca juga: DPRD Palangka Raya dukung penindakan tegas balap liar
Karena itu, ia mendorong agar kegiatan kerja bakti tidak hanya bersifat sementara, tetapi menjadi agenda rutin yang terjadwal di setiap lingkungan.
“Gerakan seperti ini harus konsisten. Jangan hanya sesekali, tetapi dijadikan kebiasaan agar hasilnya benar-benar terasa,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk mulai menerapkan pengelolaan sampah dari rumah tangga sebagai langkah awal mengurangi beban lingkungan.
Langkah sederhana seperti memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan dinilai dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara kolektif oleh seluruh warga.
“Kesadaran dari rumah tangga sangat penting. Kalau semua disiplin, maka persoalan lingkungan bisa ditekan sejak awal,” ungkapnya.
Ia pun menekankan bahwa keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
“Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah harus terus diperkuat, karena lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab bersama,” demikian Arif.
Baca juga: DPR minta Pertamina kaji ulang pembangunan SPBU Temanggung Tilung Palangka Raya
Baca juga: Pemkot Palangka Raya optimalkan Reforma Agraria percepat legalisasi aset
Baca juga: DPD IMM Kalteng perkuat peran kader perempuan dalam penanganan kekerasan seksual
Pewarta : Rajib RizaliĀ
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
