
DPRD Palangka Raya ingatkan jangan tertipu modus jaminan lolos CPNS

Palangka Raya (ANTARA) - Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Syaufwan Hadi, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
"Meski Pemerintah Kota Palangka Raya hingga kini belum membuka rekrutmen CPNS tahun 2026. Tetapi kami mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang menjanjikan kelulusan. Sebaiknya calon peserta mempersiapkan diri dengan belajar dari soal-soal seleksi sebelumnya serta meningkatkan kesiapan diri menghadapi tahapan seleksi,” katanya di Palangka Raya, Rabu.
Ia menilai mekanisme seleksi CPNS saat ini telah berjalan dengan sistem yang jelas dan terstruktur. Proses pelaksanaan disebut mengacu langsung pada ketentuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurutnya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangka Raya juga telah memiliki sistem yang baik dalam tahapan perencanaan hingga pengumuman hasil seleksi.
“Berkaitan dengan sistem seleksi, kami meyakini bahwa BKPSDM telah menjalankan perencanaan, pelaksanaan ujian, hingga pengumuman hasil dengan baik,” ucapnya.
Syaufwan menjelaskan seluruh persyaratan maupun materi soal dalam seleksi CPNS ditetapkan oleh pemerintah pusat. Sementara pemerintah daerah hanya menjalankan proses teknis sesuai aturan yang berlaku.
Baca juga: In-Depth Politics cabut hasil survei Rektor UPR
Ia mengatakan kondisi tersebut membuat proses penerimaan CPNS lebih transparan dan sulit untuk dimanipulasi oleh pihak-pihak tertentu yang mengaku bisa membantu peserta lolos seleksi.
“Persyaratan maupun materi soal telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, sedangkan pemerintah daerah hanya bertindak sebagai pelaksana,” ujarnya.
Syaufwan menambahkan, Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, optimistis proses rekrutmen CPNS nantinya dapat berjalan terbuka dan profesional tanpa menimbulkan keraguan di tengah masyarakat.
Di sisi lain, masyarakat diminta memanfaatkan waktu sebelum pembukaan seleksi resmi dengan meningkatkan kemampuan dan kesiapan menghadapi tahapan tes.
Persiapan dinilai menjadi langkah penting agar calon pelamar dapat bersaing secara maksimal ketika proses pendaftaran CPNS resmi dibuka pemerintah.
“Oleh karena itu, kami di Komisi I DPRD Kota Palangka Raya meyakini bahwa proses penerimaan nantinya akan berlangsung secara transparan dan tidak menimbulkan keraguan,” demikian Syaufwan.
Baca juga: DPRD Murung Raya: Kerja sama dengan dua universitas jadi langkah strategis
Baca juga: Pemkab Murung Raya fasilitasi KKN mahasiswa dari dua universitas
Baca juga: Dinas Pemadam Kota Palangka Raya edukasi bahaya kebakaran sejak dini
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
