
Manfaat susu hangat sebelum tidur untuk tingkatkan kualitas istirahat

Jakarta (ANTARA) - Konsultan Senior dan Kepala Gastroenterologi Rumah Sakit Spesialis Dharmashila Naraya, India Dr. Ashok Kumar menyampaikan manfaat yang diterima tubuh bila meminum susu sebelum tidur.
“Susu dapat dikonsumsi di pagi hari atau sebelum tidur, bagaimanapun caranya, nutrisinya tetap sama kalsium baik untuk tulang, protein untuk otot, magnesium untuk saraf, dan vitamin penting,” kata Kumar dalam siaran Hindustan Times pada Selasa (19/5).
Kumar mengatakan tubuh tidak berhenti mendapatkan manfaat dari susu hanya karena dikonsumsi sebelum tidur. Waktu konsumsi tidak mengurangi kualitas nutrisinya atau membuatnya tidak sehat.
Dia menjelaskan bahwa susu memang dapat membantu tubuh rileks karena mengandung senyawa triptofan yang merupakan asam amino, yang dapat membantu menghasilkan hormon yang disebut melatonin, yang membantu mengontrol tidur. Itulah salah satu alasan mengapa susu telah lama dikenal karena dukungan terhadap kualitas tidur.
Susu hangat dapat membantu menurunkan stres emosional dan menciptakan efek menenangkan. Namun, ia mengklarifikasi bahwa susu tidak boleh dianggap sebagai pil ajaib untuk tidur, tetapi lebih sebagai pelengkap rutinitas malam yang menenangkan.
Meskipun susu jelas menawarkan manfaat nutrisi yang besar, meminumnya di malam hari mungkin tidak cocok untuk semua orang. Dr. Kumar menjelaskan bahwa ketidaknyamanan pencernaan setelah mengonsumsi susu adalah hal yang umum, terutama di kalangan orang yang intoleransi laktosa.
Selain intoleransi laktosa, efek samping lain dari konsumsi susu di malam hari mungkin termasuk asam lambung, kembung, dan penambahan berat badan secara bertahap.
"Susu mengandung laktosa, yaitu gula yang sulit dicerna oleh banyak orang, dan minum susu dapat menyebabkan kembung, gas, sakit perut, atau diare. Bagi sebagian orang, bisa jadi mulas atau asam lambung, terutama jika mereka minum susu full fat dan langsung berbaring setelahnya," katanya.
Ia menyampaikan bahwa susu juga dapat menyebabkan penambahan berat badan seiring waktu jika dikonsumsi setiap hari dan sumber kalori lainnya tidak dikurangi.
Walaupun meminum susu sebelum tidur umumnya aman bagi kebanyakan orang dan tidak menimbulkan masalah pencernaan, masih ada kelompok tertentu yang mungkin lebih rentan dan harus mempertimbangkan untuk menghindarinya di malam hari.
Kumar menyebutkan kelompok tersebut adalah orang yang mencoba menurunkan berat badan, orang yang menderita refluks asam atau asam lambung, dan mereka yang intoleransi laktosa.
Bagi orang-orang ini, lebih baik minum susu di pagi hari atau dalam bentuk yang lebih ringan.
Dr. Kumar juga merekomendasikan beberapa alternatif bagi mereka yang menginginkan minuman yang menenangkan sebelum tidur tetapi tidak dapat mentolerir susu.
Ia menyarankan susu sapi bebas laktosa, yang lebih mudah dicerna dan cenderung tidak menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan. Bagi orang yang sering mengalami asam lambung, susu rendah lemak atau susu skim mungkin merupakan pilihan yang lebih baik.
Alternatif lain termasuk teh relaksasi seperti chamomile, adas, atau hop yang mendukung tidur. Ia juga merekomendasikan minuman hangat berbahan dasar tumbuhan seperti susu almond atau susu oat sebagai pilihan yang menenangkan sebelum tidur.
Pewarta : -
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
