
Pemkab Lamandau alokasikan Rp15 miliar sediakan layanan kesehatan gratis

Nanga Bulik (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah mengalokasikan anggaran Rp15,1 miliar untuk merealisasikan pelayanan kesehatan gratis kelas III bagi masyarakat melalui program BPJS Kesehatan tahun 2026.
"Sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan merata dan terjangkau bagi seluruh warga," tegas Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra di Nanga Bulik, Senin.
Anggaran yang dialokasikan dari APBD Lamandau tersebut, maka sebanyak 35.191 jiwa warga Lamandau mendapat jaminan kesehatan gratis melalui skema pembiayaan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda yang iurannya ditanggung Pemkab Lamandau.
"Program ini kami harap mampu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan seluruh warga tetap memiliki akses terhadap layanan kesehatan," jelasnya.
Rizky menekankan pemerintah kabupaten ingin memastikan masyarakat Lamandau memiliki perlindungan kesehatan. Dalam hal ini keberadaan layanan kesehatan gratis melalui BPJS Kesehatan menjadi instrumen penting, memastikan masyarakat tak terkendala biaya saat membutuhkan pelayanan kesehatan.
"Kami terus hadir melalui pembiayaan BPJS Kesehatan gratis agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak dan berkualitas,” terang Rizky.
Baca juga: DPRD Kotim komitmen prioritaskan Perda Disabilitas
Berdasarkan data BPJS Kesehatan per 1 Mei 2026, Lamandau berhasil mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan kepesertaan mencapai 115.446 jiwa atau 98,36 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 117.368 jiwa.
Sementara itu, jumlah peserta aktif Program JKN di Lamandau tercatat sebanyak 93.962 jiwa atau 80,06 persen dari total penduduk. Angka tersebut telah memenuhi standar keaktifan peserta yang ditetapkan dalam program UHC nasional.
Selain PBPU Pemda, terdapat 28.217 jiwa peserta pekerja penerima upah badan usaha, 14.347 jiwa peserta pekerja penerima upah penyelenggara negara, 12.677 jiwa peserta PBI Jaminan Kesehatan dari pemerintah pusat, 2.828 jiwa peserta mandiri, 697 jiwa peserta bukan pekerja, serta 5 jiwa dari segmen lainnya.
Baca juga: Tim Porprov Palangka Raya uji coba lawan Persepun FC dan BBP FC
Baca juga: Satpol PP Barito Utara amankan remaja konsumsi miras dan lem
Baca juga: Pemprov Kalteng siapkan rekrutmen 17 stafsus untuk delapan sektor, simak informasinya
Pewarta : Yansyah
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
