Logo Header Antaranews Kalteng

DPKP Kotim tegaskan hasil pemeriksaan daging kurban aman dikonsumsi

Jumat, 29 Mei 2026 19:27 WIB
Image Print
Kegiatan pemotongan hewan kurban di salah satu rumah ibadah di Kota Sampit, Kamis (28/5/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Sampit (ANTARA) - Setelah melalui seluruh tahap pemeriksaan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, memastikan seluruh daging hewan kurban yang dipotong pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi aman dikonsumsi.

“Kegiatan post mortem ini bertujuan memastikan organ hewan kurban dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan penyakit ataupun kelainan,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKP Kotim Endrayatno di Sampit, Jumat.

Hal ini ia sampaikan usai melaksanakan kegiatan postmortem di berbagai titik penyembelihan yang tersebar di wilayah Kotim.

Ia menjelaskan, dalam rangka Hari Raya Idul Adha, DPKP Kotim rutin melakukan pemeriksaan guna memastikan hewan kurban yang sampai ke masyarakat aman dikonsumsi. Pemeriksaan itu dibagi dalam beberapa tahapan, yakni pendataan, pemeriksaan antemortem dan pemeriksaan postmortem.

Postmortem ini menjadi tahapan pemeriksaan terakhir yang dilakukan setelah hewan kurban disembelih dan dipotong, dengan cara mengecek kondisi organ dalam hewan kurban guna memastikan tidak terdapat penyakit maupun kelainan yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

“Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah organ penting seperti hati, paru-paru, limpa hingga saluran pencernaan hewan kurban. Ini bagian penting dalam pengawasan kesehatan hewan agar daging yang dibagikan kepada masyarakat benar-benar layak konsumsi,” sebutnya.

Baca juga: Pemkab Kotim raih opini WTP ke-12 dari BPK RI

Berdasarkan data DPKP Kotim, jumlah hewan kurban yang dipotong pada Idul Adha tahun ini mencapai 1.650 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari 1.131 ekor sapi dan 519 ekor kambing yang dipotong di 357 titik penyembelihan.

Dalam kegiatan ini pihaknya menerjunkan puluhan petugas yang disebar ke 17 kecamatan di Kotim. Pemeriksaan dilakukan langsung di lokasi setelah proses penyembelihan untuk memastikan kondisi organ hewan masih dalam keadaan normal.

“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh daging hewan kurban aman dan layak untuk dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila dalam pemeriksaan ditemukan bagian organ yang tidak layak dikonsumsi, maka petugas akan segera memberikan rekomendasi agar bagian tersebut tidak dibagikan kepada warga demi menjaga keamanan pangan.

Dengan pengawasan yang dilakukan mulai dari sebelum hingga setelah penyembelihan, DPKP Kotim berharap masyarakat dapat merasa aman dan tenang saat mengkonsumsi daging kurban pada perayaan Idul Adha tahun ini.

“Dengan kegiatan yang kami lakukan ini, kami berharap dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mengkonsumsi daging kurban. Karena seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sehingga kelayakannya benar-benar terjamin, tinggal bagaimana cara mengolahnya,” demikian Endrayatno.

Baca juga: Anak-anak TK di Sampit dikenalkan metode stek daun sejak dini

Baca juga: Pawai obor konsisten meriahkan malam Idul Adha di Sampit

Baca juga: Penyebab kebakaran bangunan di Kotim didominasi korsleting listrik



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026