
Kejari Sukamara giatkan Jaksa Masuk Sekolah cegah kenakalan remaja

Sukamara (ANTARA) - Kejaksaan Negeri Sukamara, Kalimantan Tengah melalui Seksi Intelijen terus menggiatkan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar, sekaligus mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja.
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sukamara Budi S.P. Sitorus di Sukamara, Jumat, mengatakan, Program JMS merupakan penyuluhan hukum yang digagas Kejaksaan Republik Indonesia untuk mengenalkan pemahaman hukum kepada pelajar mulai tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK.
“Program Jaksa Masuk Sekolah ini bertujuan memberikan pemahaman hukum sejak dini kepada para pelajar agar mereka mengetahui aturan yang berlaku serta memahami konsekuensi dari setiap pelanggaran hukum,” katanya.
Pada 2026 ini, Jaksa Masuk Sekolah telah terlaksana di antaranya di SMKN 1 Sukamara hingga SMPN 2 Pantai Lunci yang pesertanya mencapai hingga ratusan orang.
Ia menjelaskan, program tersebut memiliki peran penting sebagai langkah preventif dalam mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, perundungan (bullying) hingga perbuatan lain yang bertentangan dengan hukum.
Baca juga: Lapas Sukamara permudah kunjungan dengan inovasi Si Dilan Tersanjung
Menurut dia, Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sukamara sebagai leading sector Program JMS turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan materi secara interaktif kepada para siswa.
“Kami datang langsung ke sekolah-sekolah di Kabupaten Sukamara untuk berdialog dan menjawab berbagai pertanyaan pelajar terkait persoalan hukum di lingkungan mereka,” ujarnya.
Budi berharap melalui program tersebut dapat terbentuk karakter pelajar yang taat hukum, berintegritas, serta mampu menjadi generasi penerus yang kritis dan kreatif bagi kemajuan daerah.
“Harapannya para pelajar di Kabupaten Sukamara memiliki kesadaran hukum yang baik sehingga mampu menjauhi perbuatan yang melanggar aturan. Sesuai slogan dari Program JMS yakni, ‘Kenali Hukum, Jauhi Hukuman’,” demikian katanya.
Baca juga: Sukamara ajukan lanjutan cetak sawah 904 hektare pada 2026
Baca juga: Bupati Sukamara sebut Idul Adha kian meningkatkan semangat berbagi
Baca juga: Kejari Sukamara perkuat pengawasan dana desa lewat penerangan hukum
Pewarta : Donefrid Lalang
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
