
Ketua Komisi II DPRD Barut minta pemda stabilkan harga TBS sawit

Muara Teweh (ANTARA) - Ketua Komisi II DPRD Barito Utara Taufik Nugraha meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk segera mengambil langkah konkret dalam menstabilkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang belakangan ini mengalami penurunan di tingkat petani.
"Kami minta pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya agar harga TBS sawit dapat kembali stabil.Jangan sampai petani terus dirugikan akibat harga yang terus menurun,” kata Taufik Nugraha di Muara Teweh, Sabtu.
Menurut dia, turunnya harga TBS sawit sangat berdampak terhadap pendapatan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menggantungkan perekonomian keluarga dari hasil perkebunan sawit.
Sektor perkebunan kelapa sawit, katanya, merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Barito Utara. Karena itu, kestabilan harga TBS menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga daya beli dan kesejahteraan petani.
Menurutnya, pemerintah perlu melakukan pengawasan terhadap mekanisme penetapan harga serta memastikan adanya transparansi dalam pembelian TBS dari petani oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah.
“Kami berharap ada langkah nyata dan solusi yang dapat memberikan kepastian harga bagi petani. Dengan harga yang stabil, masyarakat dapat terus menjalankan usaha perkebunan mereka dengan baik dan perekonomian daerah juga tetap bergerak,” ujarnya.
Taufik juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, perusahaan maupun asosiasi petani, untuk bersama-sama mencari solusi terbaik guna menjaga keberlangsungan sektor perkebunan sawit yang menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat Barito Utara.
Dirinya juga berharap kondisi harga TBS sawit dapat segera membaik sehingga para petani kembali memperoleh hasil yang layak dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
