Logo Header Antaranews Kalteng

PLN ajak mahasiswa Palangka Raya jadi garda depan penjaga orang utan

Selasa, 2 Juni 2026 17:54 WIB
Image Print
OGTC di UPR, Palangka Raya, Senin (1/6/2026). (ANTARA/HO-PLN)
OGTCĀ hadir bukan sekadar memberi materi, tetapi untuk menyalakan kembali api kepedulian yang mungkin sempat meredup di balik padatnya teori

Palangka Raya (ANTARA) - PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) menginisiasi program Orang Utan Goes To Campus (OGTC) yang digelar di ruang kuliah Jurusan Kehutanan Universitas Palangka Raya (UPR), Senin (25/5).

PLN dalam keterangannya di Palangka Raya, Selasa, menyampaikan, OGTC hadir bukan sekadar memberi materi, tetapi untuk menyalakan kembali api kepedulian yang mungkin sempat meredup di balik padatnya teori.

"Kami ingin membawa dunia konservasi lebih dekat dengan akademisi," kata Manajer PLN UPP KLB 3 Indra Firdaus.

Bagi para mahasiswa, orang utan selama ini mungkin hanyalah gambar dalam buku teks. Namun, melalui kolaborasi bersama Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) dan BKSDA Kalimantan Tengah, mereka diajak melihat realitas yang lebih dalam tentang nasib orang utan adalah cerminan dari nasib hutan yang mereka pelajari.

Baginya, menjaga lingkungan adalah urusan lintas generasi yang tak bisa ditunda. PLN hadir untuk memastikan pembangunan infrastruktur tetap berdampingan dengan alam.

"Mahasiswa adalah mitra strategis kami untuk menjaga warisan alam ini tetap ada untuk masa depan," ucapnya.

Sesi diskusi berlangsung cair. Tim dari BOSF dan BKSDA berbagi cerita dari garis depan hingga tantangan penyelamatan, rumitnya proses rehabilitasi, hingga keindahan habitat yang tersisa.

Mahasiswa pun merespons dengan pertanyaan-pertanyaan kritis, menunjukkan kepedulian mereka telah tumbuh melampaui sekadar tuntutan kurikulum.

Baca juga: PLN Peduli hadir di UPR, gelar orang utan goes to campus bersama BOSF dan BKSDA

Koordinator Komunikasi PROKT-Nyaru Menteng BOSF Hermansyah melihat antusiasme ini sebagai energi baru.

"Melihat semangat mereka, saya optimistis. Mahasiswa bukan hanya penonton, mereka adalah agen perubahan nyata bagi masa depan hutan kita," ungkapnya.

Di akhir sesi, General Manager PLN UIP KLB menegaskan komitmen perusahaan lebih luas. Listrik yang pihaknya bangun harus membawa terang bagi peradaban.

"Namun alam yang kami jaga adalah fondasi agar terang itu tetap bermakna. Langkah kecil hari ini adalah investasi bagi keanekaragaman hayati kita," tegasnya.

Baca juga: PLN UIP KLB perkuat budaya kerja ramah lingkungan galakkan 'zero food waste'

Baca juga: PLN UID Kalselteng perkuat komitmen layanan dan keandalan di momentum Harkitnas

Baca juga: PLN fasilitasi pemuda desa jadi 'welder' bersertifikat, siap bersaing ke dunia industri



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026