Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab Barut siap distribusikan pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah

Selasa, 2 Juni 2026 20:35 WIB
Image Print
Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, menyerahkan secara simbolis Program SIP Pintar Juara usai Peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman kantor Bupati setempat, Muara Teweh, Sabtu (2/5/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, siap mendistribusikan pengadaan seragam dan kelengkapan sekolah ke semua jenjang pendidikan melalui Program SIP Pintar 2026.

"Program SIP Pintar merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus meringankan beban orang tua peserta didik," kata Bupati Barito Utara Shalahuddin di Muara Teweh, Selasa.

Menurut dia, saat ini, proses pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah untuk peserta didik di seluruh jenjang pendidikan telah memasuki tahap akhir dan dalam waktu dekat akan segera dikirim ke Muara Teweh untuk didistribusikan kepada para penerima.

Program ini, kata dia, tidak hanya menjadi bentuk bantuan pendidikan, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Barito Utara.

"Pengadaan seragam dan kelengkapan sekolah ini sebagai salah satu program prioritas daerah di bidang pendidikan," kata Shalahuddin.

Ia menjelaskan, Program SIP Pintar Optimal merupakan bantuan berupa barang kelengkapan sekolah yang diberikan kepada peserta didik mulai dari jenjang PAUD, TK, RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SKH (Sekolah Khusus) , pendidikan nonformal hingga santri pondok pesantren, baik negeri maupun swasta.

Pada 2026, katanya, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp29,565 miliar. Rinciannya, Rp15,728 miliar untuk jenjang SD/MI dan Rp13,837 miliar untuk jenjang SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SKH serta pondok pesantren. Sedangkan untuk PAUD dialokasikan Rp4,325 miliar dan Pendidikan Nonformal dialokasikan Rp 413 juta dengan total pagu sebesar Rp4.738 miliar.

Total pagu anggaran Program SIP Pintar Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) 2026 sebesar Rp35,140 miliar.

“Pemerintah daerah berkomitmen agar seluruh bantuan dapat diterima peserta didik tepat waktu sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Shalahuddin.

Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Muhammad Iman Topik mengatakan proses pengadaan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SKH dan pondok pesantren saat ini telah memasuki tahap penyelesaian produksi.

“Saat ini kami sedang dalam proses finishing pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah. Mudah-mudahan minggu ini barang sudah bisa dikirim dari pabrik menuju Muara Teweh. Pengadaan ini untuk memenuhi kebutuhan seluruh jenjang pendidikan mulai dari TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SLTA hingga pondok pesantren sebagai bagian dari pelaksanaan Program SIP Pintar,” ujar Topik.

Baca juga: Bupati Barito Utara tegaskan Pancasila menjadi jangkar moral bangsa

Ia mengatakan, berdasarkan progres yang ada, produksi untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SKH dan pondok pesantren diperkirakan selesai pada akhir Mei.

"Pada awal Juni barang mulai dikirim ke Muara Teweh dan ditargetkan seluruh bantuan telah didistribusikan ke masing-masing sekolah sebelum akhir Juni 2026," katanya.

Adapun syarat penerima Program SIP Pintar Optimal Tahun 2026 di antaranya terdaftar aktif dalam Dapodik atau EMIS Kabupaten Barito Utara pada tahun berjalan, memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) atau Nomor Induk Siswa, bersekolah di wilayah Kabupaten Barito Utara, tidak berstatus putus sekolah, serta ditetapkan atau diajukan oleh satuan pendidikan masing-masing.

Selain Program SIP Pintar Optimal, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga melaksanakan Program SIP Pintar Juara. Program tersebut merupakan bentuk apresiasi bagi peserta didik berprestasi pada jenjang SD/MI dan SMP/MTs yang meraih peringkat 1, 2 dan 3 di kelasnya.

Bantuan diberikan secara tunai melalui rekening tabungan siswa sebagai penghargaan atas prestasi akademik yang diraih.

Baca juga: Lantik 1.098 PNS baru, Shalahuddin minta jaga integritas dan tingkatkan pelayanan publik

Untuk jenjang PAUD dan pendidikan nonformal, Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa proses pengadaan masih menunggu tahapan lelang dan penetapan penyedia sehingga produksi belum dapat dilaksanakan.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap Program SIP Pintar Tahun 2026 dapat meningkatkan semangat belajar peserta didik sekaligus memperkuat pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak di daerah tersebut.

Baca juga: Shalahuddin perjuangkan PI 10 persen sebagai daerah penghasil Migas

Baca juga: Bupati Shalahuddin ajak dunia usaha sukseskan Sensus Ekonomi 2026



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026