Logo Header Antaranews Kalteng

Bulog Kalteng optimalkan penyerapan dukung capaian nasional 3 juta ton setara beras

Rabu, 3 Juni 2026 11:37 WIB
Image Print
Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng Erwin Budiana berbincang dengan petani di Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Pulang Pisau belum lama ini. (ANTARA/HO-Bulog)
sebagian besar penyerapan untuk wilayah Kalimantan Tengah berasal dari Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau serta Kotawaringin Timur

Palangka Raya (ANTARA) - Bulog Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berupaya melakukan penyerapan gabah dan beras dari para petani lokal yang ada di berbagai kabupaten di wilayah setempat.

Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng Erwin Budiana di Palangka Raya, Rabu, mengatakan, upaya berkelanjutan ini juga sebagai dukungan nyata terhadap pencapaian Bulog secara nasional dengan melakukan penyerapan hasil panen petani lokal hingga sebanyak 3,01 juta ton setara beras atau 75 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton.

"Adapun untuk wilayah Kalimantan Tengah, saat ini Bulog telah menyerap gabah hasil panen petani lokal sebanyak 14.130 ton atau 7.258 ton setara beras," jelasnya.

Erwin memaparkan sebagian besar penyerapan untuk wilayah Kalimantan Tengah berasal dari Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau serta Kotawaringin Timur. Saat ini wilayah-wilayah tersebut masih dalam masa tanam dan diproyeksikan mulai panen di akhir Juni atau awal Juli.

"Bulog siap untuk terus melakukan penyerapan dengan harga sesuai ketetapan pemerintah, yakni untuk gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram dan beras dengan kualitas medium sebesar Rp12.000 per kilogram," tegasnya.

Baca juga: FKIP UPR Prodi Bahasa Inggris galakkan 'English Hours' di perpustakaan Kalimantan Tengah

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan mulai dari petani, TNI, Polri, penyuluh pertanian, penggilingan padi, serta seluruh insan Bulog.

Lebih lanjut dia memaparkan, Bulog Kalteng saat ini memiliki ketersediaan sebanyak 17 ribu ton setara beras. Ketersediaan ini akan terus bertambah seiring proses penyerapan yang masih berjalan.

"Jadi stok beras di Bulog Kalteng akan sangat aman sampai akhir tahun ini," jelas Erwin.

Dia menyampaikan kinerja Bulog baik untuk Kalimantan Tengah maupun secara nasional tersebut, menjadi bukti Indonesia kian kokoh menuju kemandirian dan ketahanan pangan berkelanjutan.

Baca juga: PLN ajak mahasiswa Palangka Raya jadi garda depan penjaga orang utan

Baca juga: PLN Peduli hadir di UPR, gelar orang utan goes to campus bersama BOSF dan BKSDA

Baca juga: Berikut kinerja pendapatan dan hibah APBN Kalteng per April 2026



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026