
Pemkab Bartim tekan inflasi dan ringankan beban warga melalui Pasar Murah

Tamiang Layang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) Tahun 2026, sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Pasar murah ini salah satu upaya konkret pemkab dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, kata Bupati Bartim M Yamin melalui Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Bartim Amrullah di halaman Kantor Disdagkop UKM, Rabu.
"Termasuk mengendalikan inflasi daerah, serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," ucapnya.
Pada pelaksanaan Gerakan Pasar Murah Tahun 2026, Pemkab Bartim menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok bersubsidi, diantaranya, beras premium kemasan 5 kilogram, beras SPHP 5 kilogram, gula pasir, minyak goreng Minyakita, bawang merah, bawang putih, hingga LPG 3 kilogram.
Bupati Bartim pun menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog, PT Barito Utama Sakti, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Gerakan Pasar Murah, sehingga dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga masyarakat, sekaligus memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan tetap terjaga," ujarnya.
Dengan resmi dibukanya Gerakan Pasar Murah Tahun 2026, Pemkab kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan kebutuhan pokok yang terjangkau, terutama di tengah dinamika harga pasar yang terus berubah.
Baca juga: Bupati Bartim: Pemanfaatan dana TJSLP harus tetap sasaran
Masyarakat Bartim pun diimbau memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya dan tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
"Semoga melalui Gerakan Pasar Murah ini stabilitas harga pangan di Bartim dapat terus terjaga, daya beli masyarakat meningkat, dan upaya pengendalian inflasi daerah dapat terlaksana secara efektif," demikian Yamin melalui sambutan.
(*Kontributor lepas
Baca juga: Sapi kurban Presiden RI bentuk perhatian ke masyarakat Bartim
Baca juga: Pemkab Bartim segera salurkan 20 sapi kurban bantuan Pemprov Kalteng
Baca juga: Bupati minta masyarakat Bartim berikan data akurat saat Sensus Ekonomi 2026
Pewarta : Cakre (*
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
