Logo Header Antaranews Kalteng

Polresta Palangka Raya edukasi pelajar waspadai modus narkotika melalui vape

Kamis, 4 Juni 2026 15:37 WIB
Image Print
Kasat Narkoba Polresta Palangka Raya AKP Yonika Winner Te'dang saat mengedukasi siswa SMAN 1 Palangka Raya terkait bahaya narkotika, Kamis (4/6/2026). (ANTARA/HO-Polresta Palangka Raya)

Palangka Raya (ANTARA) - Satuan Reserse Narkoba Polresta Palangka Raya, Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, tak terkecuali melalui vape di kalangan pelajar dengan menggelar sosialisasi dan edukasi, salah satunya di SMAN 1 Palangka Raya.

“Sosialisasi dan edukasi ini merupakan langkah kami agar pelajar sebagai generasi penerus, tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika," kata Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Kasat Narkoba AKP Yonika Winner Te'dang di Palangka Raya, Kamis.

Dia mengungkapkan, para pelajar diberi pemahaman mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkotika, baik terhadap kesehatan, pendidikan maupun masa depan generasi muda.

Selain itu, petugas juga mengenalkan berbagai modus peredaran narkotika yang saat ini terus berkembang dan semakin menyasar kalangan remaja.

“Kami juga memberikan edukasi terkait berbagai macam modus peredaran narkotika yang saat ini tengah berkembang, salah satunya penyalahgunaan narkotika melalui media rokok elektrik atau vape,” ucapnya.

Baca juga: Polres Barito Utara ungkap 21 kasus kejahatan jalanan, 30 pelaku ditangkap

Yonika menjelaskan, penggunaan vape yang telah dicampur zat berbahaya atau narkotika menjadi salah satu modus yang perlu diwaspadai karena bentuknya yang sulit dikenali dan kerap dianggap sebagai barang yang biasa digunakan kalangan muda.

Dia mengatakan kurangnya pemahaman mengenai modus tersebut dapat membuat pelajar menjadi sasaran para pelaku peredaran narkotika yang berupaya mencari korban baru.

“Hal ini kami lakukan sebagai bentuk pencegahan agar para siswa dapat terhindar dari bahaya dan dampak narkotika yang dikhawatirkan dapat merusak masa depan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyalahgunaan narkotika tidak hanya berdampak pada kondisi fisik dan mental, tetapi juga mengganggu prestasi belajar, merusak hubungan sosial, hingga berujung pada persoalan hukum.

Karena itu, peran keluarga, sekolah dan lingkungan sekitar dinilai sangat penting dalam memberikan pengawasan serta edukasi kepada generasi muda, agar tidak mudah terpengaruh pergaulan yang mengarah pada penyalahgunaan narkotika.

Dia juga mengimbau para pelajar agar selalu berhati-hati dalam bergaul, tidak mudah menerima atau mencoba barang yang tidak jelas asal-usulnya, termasuk vape maupun produk lain yang ditawarkan oleh orang yang tidak dikenal.

"Jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkotika, segera laporkan kepada pihak sekolah, orang tua maupun kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” demikian Yonika.

Baca juga: Terlilit judol, polisi tipu Rp129 juta uang pembeli mobil di Palangka Raya

Baca juga: Polisi diduga terlibat broker proyek, Polda Metro lakukan pemeriksaan

Baca juga: Kapolda Kalteng sebut Satpolairud Polres Kapuas perkuat pengamanan perairan



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026