Logo Header Antaranews Kalteng

BKAD Palangka Raya perkuat penerapan analisis standar belanja bagi ASN

Kamis, 4 Juni 2026 19:05 WIB
Image Print
Kepala BKAD Kota Palangka Raya, Andri Permana. ANTARA/HO-Diskominfo Kota Palangka Raya

Palangka Raya (ANTARA) - Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) memperkuat penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) melalui kegiatan sosialisasi yang diikuti perwakilan perangkat daerah guna meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.

Kepala BKAD Kota Palangka Raya, Andri Permana di Palangka Raya, Kamis, mengatakan ASB merupakan instrumen penting dalam menilai kewajaran biaya setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan perangkat daerah. Penerapan ASB juga menjadi acuan dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) sehingga proses penganggaran dapat dilakukan secara lebih terukur dan rasional.

“Melalui penerapan ASB, setiap program dan kegiatan dapat disusun berdasarkan kebutuhan yang terukur dan rasional. Dengan demikian, anggaran yang dialokasikan dapat digunakan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran,” kata Andri.

Dia menerangkan, Sosialisasi Analisis Standar Belanja (ASB) Fisik dan Nonfisik tersebut digelar di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, dengan menghadirkan narasumber dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan diikuti sekitar 100 peserta dari perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.

Ia menjelaskan, penyesuaian standar belanja yang dilakukan secara terstruktur akan membantu perangkat daerah menyusun program pembangunan yang lebih berkualitas sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Menurut dia, peningkatan pemahaman aparatur terhadap penerapan ASB juga penting untuk mendorong efisiensi dan efektivitas pengelolaan pendapatan maupun belanja daerah, terutama pada kegiatan fisik yang memerlukan perencanaan anggaran secara cermat dan terukur.

Andri menambahkan, penerapan ASB yang optimal diharapkan mampu menghasilkan program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Semoga melalui sosialisasi ini tercipta kesamaan persepsi dan pemahaman dalam penyusunan anggaran, sehingga pengelolaan keuangan daerah di Kota Palangka Raya dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel,” ujarnya.



Pewarta :
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026